SuaraSumedang.id - Beredar sebuah surat permohonan perubahan jadwal pertandingan antara Arema FC vs Persebaya dalam lanjutan BRI Liga 1 2022-2023 pekan ke-11 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022).
Dalam surat tersebut, yang bernomor polisi dikirimkan pada 19 September 2022. Polres Malang berdasarkan rujukan meminta panitia pelaksana (Panpel) untuk mengajukan perubahan jam kick off kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Perubahan jam pertandingan yang dimaksud, kick off yang semula pukul 20.30 WIB menjadi pukul 15.30 WIB dengan pertimbangan keamanan.
Namun, surat permohonan perubahan jam pertandingan Arema vs Persebaya itu mendapat penolakan dari PT LIB selaku operator kompetisi sepak bola Indonesia.
Sebagaimana diketahui, kerusuhan pecah setelah pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang yang dimenangkan oleh tim Persebaya Surabaya.
Bahkan, tragedi Kanjuruhan tersebut menimbulkan korban jiwa sebanyak 153 orang meninggal dunia.
Melalui Surat Nomor 497/LIB-KOM/IX/2022 yang ditandatangani Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita, menolak perubahan jam tersebut.
"PT LIB menyampaikan bahwa meminta klub Arema FC untuk berkoordinasi secara optimal kepada pihak keamanan dalam hal ini khususnya Kapolres Malang, untuk tetap melaksanakan pertandingan BRI Liga 1 2022-2023 NP 96 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan," bunyi isi surat itu.
Imbas dari tragedi Kanjuruhan tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menghentikan kompetisi BRI Liga 1 2022-2023 sementara.
Baca Juga: Pengakuan Devina Kirana Soal Dugaan Rizky Billar Selingkuh Terjawab Sudah: Kasian Lesti Kejora
"Saya juga memerintahkan PSSI menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi perbaikan prosedur pengamanan dilakukan," ucap Jokowi dalam keterangan siaran persib, Minggu (2/10/2022).
"Khusus kepada Kapolri, saya minta melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus tersebut," tambah Presiden.
Sumber:SuaraSurakarta.id
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
TNI Dikirim ke Gaza, Misi Damai atau Jebakan Perang Maut Lawan Hamas?
-
Shazam!: Ketika Kekuatan Dewa Bertemu dengan Jiwa Remaja yang Jenaka, Sahur Ini di Trans TV
-
Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Dibuka, Dapat Uang Saku hingga JKK-JKM
-
3 Cara Memakai Blush On agar Terlihat Muda dan Wajah Lebih Segar
-
4 OOTD Layering Ala Bae In Hyuk, Minimalis tapi Tetap Fashionable
-
Lawan Bayern Munich di 16 Besar, Atalanta Ogah Gemetar Hadapi Harry Kane Cs
-
The Legend of Tarzan: Kembalinya Sang Raja Rimba dan Isu Kolonialisme, Malam Ini di Trans TV
-
Kecewa Tak Ditemui Kapolri, BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Lebih Besar
-
Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions: Man City vs Real Madrid, Chelsea Tantang PSG
-
Hukuman Pelaku atau Perbaikan Sistem? Menolak Narasi "Oknum" yang Berulang