/
Senin, 03 Oktober 2022 | 14:08 WIB
Dedi Mulyadi

SuaraSumedang.id - Nama Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi kini sedang menjadi sorotan publik. Pasalnya, Kang Dedi--sapaan akrab Dedi, digugat cerai istrinya, Anne Ratna Mustika.

Namun, Dedi tampak tak banyak bercerita terkait masalah yang sedang menerpanya tersebut. Sidang perceraian itu akan dilangsungkan mulai 5 Oktober 2022, di Pengadilan Agama Purwakarta. 

Baru-baru ini, Dedi menceritakan sosok perempuan istimewa yang menjembataninya meraih kesuksesan hingga saat ini. 

Kang Dedi memang tak menceritakan detail sosok perempuan istimewa tersebut. Ia hanya menyebut sosok itu bernama Ibu Yaya yang kini sudah wafat.

Ia menyebut bisa sukses di dunia politik, salah satunya karena peran Ibu Yaya.

Semula, Dedi berkisah sempat bekerja di sebuah pabrik dan menjual gorengan. Suatu ketika, lanjutnya, Dedi muda berkenalan dengan Ibu Yaya yang kemudian memberikan kesempatan kepada Dedi mengirim beras ke pabrik-pabrik saat situasi di Indonesia sedang krisis.

"Dia (Ibu Yaya) memberikan ruang bagi saya kirim beras ke koperasi. Dari situ saya bisa beli motor, kontrak rumah. Kemudian jadi anggota DPRD Purwakarta dan saya menjadi Wakil Bupati Purwakarta,” ujar Dedi, melalui kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Minggu (2/10/2022) dikutip dari suaradenpasar.id.

Dedi menyebut akan menceritakan tentang Ibu Yaya dalam sebuah konten di kanal YouTube miliknya. 

"Nanti saya akan bercerita bagaimana kehidupan saya menjadi wakil bupati, bupati, bupati dan sampai hari ini jadi anggota DPR RI,” kata Dedi dalam video di kanal YouTube@Kang Dedi Channel.

Baca Juga: Usai Terima Laporan Lesti Kejora, Selain akan Periksa Rizky Billar Polisi Juga Beberkan Hal ini

Setelah menceritakan singkat terkait sosok Ibu Yaya, Dedi kemudian berbicara tentang filosofi mencuci baju. Ya, Dedi memang sedang mencuci pakaian di kamar mandi. 

“Santai saja hidup ini. Nyuci itu harus membersihkan dan yang kotor itu buang jangan dicampur dengan yang bersih. Kalau dicampur malah merusak. Sesuatu itu kalau ingin bersih harus dibilas,” bebernya.

"Selamat berhari minggu, mohon maaf kalau saya tadi menceritakan dengan penuh haru karena itu perjalanan hidup. Setiap orang punya perjalanan hidup masing-masing. Apa yang kita raih hari ini harus disyukuri bukan disesali,” tutupnya. 

Load More