/
Jum'at, 07 Oktober 2022 | 07:45 WIB
Pelantikan KAHMI Sumedang dihadiri Bupati Sumedang, Doni Ahmad Munir. (Suara Sumedang)

SuaraSumedang.id - Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Sumedang resmi dilantik pada Kamis (6/10/2022) di Pusat Pemerintahan Kabupaten Sumedang (PPS).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Sumedang, Huliman Abdul Gofur mengatakan, seluruh kader HMI siap berpartisipasi untuk memajukan pembangunan daerah.

Huliman mengatakan, kader HMI meski sudah menjadi alumni dan tidak berkiprah di dunia kampus harus aktif dalam berbagai segmentasi kehidupan masyarakat. Baik di birokrasi, swasta, politik maupun sektor usaha.

“Kami bersama Pemerintah Daerah ingin bersama-sama mewujudkan visi misi daerah khususnya di Kabupaten Sumedang, agar masyarakat supaya terbantu tingkat ekonomi dan kesejahteraannya,” kata Huliman usai menghadiri Stadium General dan Pelantikan KAHMI Sumedang periode 2022-2027 di Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS). Dilansir dari rbg.id, Jumat (7/10/2022).

Kendati demikian, kata Huliman, dalam hal ini kader HMI tidak ingin terjun secara praktis pada hal-hal yang bersifat teknis.

Lebih lanjut, kata dia, lebih fokus kepada hal yang bersifat strategis bersama Pemerintah pusat, provinsi sampai kepada daerah untuk menjalin kerjasama dengan berbagai steakholder.

“KAHMI disini menjadi katalisator untuk menyambungkan proses-proses ekonomi, pembangunan dan investasi dari kalangan insan akademis melalui KAHMI. Selain itu KAHMI juga memiliki gagasan-gagasan dan ide besar dalam mewujudkan cita-cita bangsa,” katanya menambahkan.

Oleh sebab itu lanjut Huliman, setidaknya ada tiga strategi yang akan dilakukan oleh KAHMI.

Pertama memperkuat ketahanan pangan dengan cara memanfaatkan seluruh lahan yang ada untuk pertanian.

Baca Juga: 8 Amalan Maulid Nabi Muhammad SAW yang Mengandung Keistimewaan

“Kami ada program Teras Hejo, yakni pekarangan rumah kita manfaatkan untuk pertanian. Kemudian SEKOPI CINTA, supaya petani lebih maksimal lagi bekerja. Ini sebagai stimulan program kami. Mudah-mudahan ini ditangkap oleh pengurus KAHMI,” ujar Huliman.

Selain ketahanan pangan, strategi kedua yaitu melalui hilirisasi produk, diantaranya membangun integrated farming di sentra Mangga Gedong Gincu di Jatigede, di wilayah Kaleci (Karedok, Lebak Siuh dan Cintajaya).

“Kami punya ide dan gagasan bagaimana supaya menjual barang mentahnya saja. Kita akan coba kembangkan integrated farming di wilayah Kaleci, karena Mangga itu cepat busuk. Tetapi kalau diolah kemudian di-pabrikasi, dikemas khusus, akan ada added value-nya,” tuturnya.

Terakhir, Huliman mengatakan, perlu adanya digitalisasi ekonomi untuk memperkuat Kabupaten Sumedang dalam menghadapi badai krisis global salah satunya dengan memberikan kemudahan dalam perizinan berinvestasi.

“Di kepengurusan HMI, khususnya KAHMI ini ada unsur akademisi. Mari kita pecahkan bersama-sama ini untuk masa depan Kabupaten Sumedang dalam menghadapi 2023,” pungkas Huliman yang juga aktif di Asprumnas Sumedang ini.

Sementara itu, Bupati Sumedang, Doni Ahmad Munir meminta Korpres KAHMI Sumedang untuk menyumbang kader terbaik HMI dalam sumbangsih membangun daerah.

Load More