/
Rabu, 05 Oktober 2022 | 13:35 WIB
Simbol HIV - Gejala HIV (Pixabay)

SuaraSumedang.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang mendapat temuan kasus HIV pada ibu hamil mencapai 11 orang.

Temuan tersebut, berdasarkan hasil pemeriksaan pada ibu hamil yang dilakukan sejak Januari hingga Desember 2022.

Pemeriksaan HIV pada ibu hamil ini menjadi prosedur yang tidak dapat dipisahkan. Hal ini, ditujukan untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS pada anak dari kasus prenatal yakni kehamilan.

"Ada 11 ibu hamil yang positif, dan saat ini kami langsung melakukan penanganan," kata Kepala Bidang Penanggulangan, dan Pencegahan Penyakit Dinkes Sumedang, Reny K. Anton.

Menurut Reny, pemeriksaan HIV pada ibu hamil sudah ditentukan sejak lama, mengingat adanya temuan kasus pada bayi atau anak.

Selain pemeriksaan ibu hamil, petugas pun melakukan pemeriksaan terhadap penderita TB, diare berkepanjangan, dan gejala HIV lainnya.

Oleh karena itu, Reny mengimbau kepada ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan HIV agar tidak sungkan mengikuti tes.

Begitu pula, setelah diketahui hasilnya baik positif atau negatif, kata dia, ibu hamil tidak perlu sungkan.

Lebih lanjut kata Reny, ibu hamil yang positif HIV memang perlu mendapat perlakukan khusus saat persalinan di mana itu dilakukan secara sesar.

Baca Juga: Ini Hasil Sidang Perdana Gugatan Cerai Anne Ratna Mustika atas Dedi Mulyadi

Selain itu, untuk menghindari penularan dari ibu ke bayinya, seorang yang positif HIV pun tidak menyusui (ASI) kepada bayi.

"Sebagai gantinya diberikan susu formula," ucapnya, sebagaimana dilansir dari laman Pemkab Sumedang.

Load More