SuaraSumedang.id - Marc Marquez menatap balapan MotoGP Australia 2022 dengan pesimistis.
Rupanya bukan tanpa alasan, pebalap andalan Repsol Honda itu menyebut jika Sirkuit Philip Island tidak begitu ramah untuk motor Honda RC213V yang dikendarainya.
Sebagai informasi, Marquez kini telah melakoni tiga balapan beruntung setelah pulih dari cedera pasca operasi lengan kanannya, 2 Juni lalu.
Ia diharapkan untuk bisa tampil lagi setelah comeback-nya ke MotoGP terbilang lancar sejauh ini.
Setelah gagal finis di GP Aragon lantaran mengalami dua insiden dengan Takaaki Nakagami (LCR Honda) dan Fabio Quartararo (Yamaha), rider asal Spanyol itu tampil luar biasa pada dua balapan berikutnya.
Dia sukses finis keempat di Sirkuit Motegi, GP Jepang, dan menyelesaikan balapan dengan lintasan basah di Buriram di tempat kelima.
Kendati demikian, sang juara MotoGP enam kali itu pesimis bisa meraih hasil baik di MotoGP Australia pada 17 Oktober 2022 mendatang.
Terlebih lagi, ia menilai karakter kuda besinya itu bakal kesulitan melaju cepat di Sirkuit Philip Island.
"Phillip Island akan menjadi trek yang sulit, terutama bagi Honda. Karena saya percaya bahwa kelemahan kami akan sangat terlihat di trek tersebut," ucap Marquez, dilansir dari Speedweek.
Baca Juga: WASPADA! Modus Penipuan Tilang Elektronik Melalui WhatsApp
Meski begitu, yang terpenting bagi pebalap berusia 29 tahun itu adalah kemajuan yang ditunjukkan oleh motornya dalam tiga balapan terakhir di musim ini.
Sebab, pada sisa musim ini tujuan Honda memang untuk mencari set-up terbaik untuk motor RC213V, yang sangat keteteran, agar bisa tampil lebih kompetitif di musim depan.
"Tetapi, yang paling penting bagi saya adalah saya merasakan kemajuan besar dari Aragon ke Thailand. Itu adalah tujuannya," ucap Marc Marquez.
"Saya tahu Honda mungkin membawa beberapa suku cadang baru di Australia. Mari kita lihat, kami akan mencoba memahami di mana kami berada, dan kami bekerja untuk kompetitif di musim 2023," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius
-
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal
-
Full Daging, Menikmati Sensasi Bakso Autentik ala Cak Wawan di Kota Jambi
-
Dari Desa di Pulau Obi, Rumah Belajar Ini Jadi Ruang Bermain, Membaca, dan Menumbuhkan Harapan
-
Wawalkot Zakiyuddin Pamerkan Gedung Warenhuis yang Direvitalisasi Era Bobby Nasution ke Raffi Ahmad
-
Marc Klok Siap Balas Dukungan Bobotoh dengan Kemenangan atas Persija
-
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari
-
Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu
-
Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!
-
Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439