SuaraSumedang.id - Farhat Abbas kembali membuat pernyataan mengejutkan perihal dugaan KDRT Rizky Billar terhadap Lesti Kejora.
Usai Rizky Billar ditetapkan jadi tersangka, Farhat Abbas menyampaikan jika Lesti Kejora harus ikut dipenjara.
Lesti Kejora menurut Farhat Abbas harus menemani Rizky Billar apalagi masih suami istri.
Mantan suami penyanyi Nia Daniaty ini berkata demikian atas dasar cinta.
Jika cinta, bisa jadi menurutnya Lesti Kejora yang menggantikan Rizky Billar.
"Atau (Lesti) mengganti Billar. Namanya cinta kan," tuturnya dilansir dari SuaraFresh Kamis (13/10/22).
Atau menurutnya bisa sebaliknya, jika Lesti yang dipenjara Rizky Billar bisa mengantikannya.
"Kalau Lesti yang dipenjara dalam persoalan menganiaya dan sebagainya, Billar juga harusnya 'Udah aku yang menggantikan dirimu'," ujarnya.
Kejadian tersebut ujar Farhat terjadi karena ada sebab yang mendasarinya.
Baca Juga: Minta Rizky Billlar Tak Ditahan, Hotma Sitompul Beberkan Hal ini
"Nggak akan ada asap kalau nggak ada api," ujarnya.
Alasan dirinya berani menanggapi dengan demikian karena ingin Lesti Kejora dan Rizky Billar bisa berdamai kembali.
Farhat Abbas sendiri tidak setuju bila Rizky Billar dijebloskan ke penjara karena dugaan KDRT tersebut terjadi ketika masih menjadi pasangan suami istri.
"Kecuali sudah bercerai, (Billar) masih nonjok. Dipenjara sih setuju," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'