/
Sabtu, 22 Oktober 2022 | 10:59 WIB
Presiden Jokowi berpidato di acara HUT ke-58 Golkar di JIExpo Kemayoran (Suara.com/Ria Rizki)

SuaraSumedang.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan pengawasan terhadap industri obat diperketat.


Menyusul ramainya kasus gagal ginjal akut pada anak di Indonesia, yang diduga dampak dari sejumlah jenis obat sirop yang mengandung EG, dan DEG yang melebihi ambang batas.


"Yang paling penting pengawasan terhadap industri obat harus diperketat lagi. Tugas semuanya," kata Jokowi, saat menyampaikan pidato di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (21/10/2022).


Kemudian, Jokowi mengatakan, penjelasan mengenai kasus gagal ginjal akut, yang banyak diderita anak-anak sudah disampaikan Menkes Budi Gunadi Sadikin.


"Tadi siang kan sudah disampaikan oleh Menkes secara detail ya," katanya.


Sebelumnya, Menkes mengungkapkan hasil penelusuran cemaran Etilen Glikol (EG), dan Dietilen Glikol (DEG) pada obat sirop.


Hal tersebut berdasarkan temuan pada kasus kematian anak gagal ginjal akut yang dilaporkan di RSCM.


Setelah dianalisis, tujuh dari 11 pasien gagal ginjal akut di RSCM positif memiliki cemaran EG dan DEG.


Zat atau senyawa berbahaya yang ditemukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berisiko pada ginjal, seperti kasus yang terjadi di Gambia.(*)

Baca Juga: Terbongkar! Anne Ratna Ingin Gugat Cerai Dedi Mulyadi sejak 6 Tahun Lalu, Sosok Ini Ternyata Penguatnya

Load More