SuaraSumedang.id - Artis, Nikita Mirzani menyebutkan alasan dirinya memutuskan hubungan asmara dengan pebalap MotoGP, John Hopkins, belum lama ini.
Nikita Mirzani mengatakan enggan meneruskan hubungan asmaranya dengan John Hopkins karena pebalap tersebut memiliki temperamen yang buruk.
Nikita menyebut termperamental John Hopkins dipicu oleh painkiller alias obat pereda sakit yang kerap dikonsumsinya. Temperamen menjadi efek samping yang dihadirkan painkiller.
"Dia itu kan dulu memang pembalap, kecelakaannya banyak banget, patah tulang bahu, patah tulang pinggang segala macam. Nah, dia tuh selalu minum obat dari dokter untuk menghilangkan rasa sakit," kata Nikita Mirzani di podcast Luna Maya yang diunggah Minggu (23/10/2022).
Nikita Mirzani mengaku penasaran kenapa pasangannya itu kerap kali meluapkan amarahnya. Alhasil, ia mencari tahu efek samping dari obat yang biasa dikonsumsi oleh John Hopkins tersebut.
"ternyata obat itu, setelah aku baca, kalau mengonsumsi obat itu berlebihan bisa mengakibatkan marahnya dia tidak bisa dikontrol. Emosional gitu, emosian." katanya.
Bahkan, kata dia, John Hopkins kerap kali marah-marah hanya karena dipicu masalah sepele.
"Terus dia tidak bisa menerima, misalnya, kayak aku ngomong biasa aja, tapi dia tuh nanggepinnya kayak penuh dengan perasaan gitu, jadi sensitif banget,"ungkapnya.
Meski begitu, Nikita Mirzani mengaku John Hopkins akan selalu meminta maaf saat menyadari perbuatannya itu keliru. Namun, lama kelamaan Nikita mengaku sudah lelah menghadapi gaya temperamental John Hopkins hingga akhirnya memutuskan mengakhiri hubungannya.
Baca Juga: AHY dan Surya Paloh Bertemu Besok, Diusung Jadi Cawapres Dampingi Anies?
"Tapi setelah dia sadar gitu, kayak, 'wah, salah nih', dia minta maaf. Tapi kan aku capek ya. Aku kan sering gagal dalam berhubungan, aku tuh enggak mau ketika nanti sudah panjang hubungannya, nanti tiba-tiba gagal lagi. Lebih baik pas masih baru, ya udahan aja," katanya. (Sumber: Suara.com)
Berita Terkait
-
Telepon Teman Artis untuk Tak Undang Denise Chariesta di Podcast, Luna Maya Banjir Pujian
-
Tidak Ingin Terburu-buru Melangkah ke Pelaminan, Luna Maya Ternyata Tolak Lamaran Sederet Pria
-
Bongkar Isi Lemari, Nikita Mirzani Ngaku Habiskan Rp 5 Miliar Jika ke Paris
-
Nikita Mirzani Bongkar Alasan Putuskan John Hopkins: Marahnya Enggak Bisa Dikontrol
-
Mengejutkan Pengakuan Lucinta Luna Ngaku Jadi PSK di Singapura, Alasannya Nyentil dan Nyelekit Banget
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk
-
Progres Tol Rengat-Pekanbaru: Seksi Junction-Bypass Pekanbaru Sudah 76 Persen
-
Oppo K15 Jadi Ancaman Baru Redmi dan Realme, Bawa Snapdragon 6 Gen 5
-
Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis
-
39 Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 9 Mei 2026, Ada Hadiah Star Shards dan Player OVR Tinggi
-
Polresta Malang Kota Bongkar 32 Kasus Narkoba dalam Sebulan, Mahasiswa Ikut Terseret
-
Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto
-
Bermodal ID Card Wartawan, Pria Peras Warga Lampung Tengah Jutaan Rupiah Pakai Jurus Andalan
-
Gunung Dukono di Mana? Baru Saja Erupsi dan Memakan Korban
-
Gen Z dan Keputusan Tunda Pernikahan: Pilihan Pribadi atau Tekanan Zaman?