SuaraSumedang.id- Imbas dari kasus robot trading yang menyeret sejumlah publik figur seperti Atta Halilintar, Taqy Malik, dan Kevin Aprilio menyita perhatian publik.
Baru saja, Kevin Aprilio buka suara perihal hal ini melalui postingan instagramnya.
Dalam unggahanya, Kevin Aprilio mengakui bahwa adanya pertemuan secara online mengenai promosi Net89.
Akan tetapi menurutnya pertemuan itu menurutnya terjadi hanya sekali.
"Mengenai berita yang hari ini beredar tentang Net89, iya betul saya pernah tampil di zoom meeting team teman saya untuk mempromosikan Net89. Namun itu hanya sekali," katanya dilansir dari Suara Kamis (27/10/22).
Selain itu, Kevin Aprilio juga mengungkap alasan memberikan testimoni Net89 karena temannya menunjukan bahwa sudah memiliki izin.
"Kenapa saya mau memberi testimoni saat itu? Karena teman saya menunjukkan Net89 alias PT SMI memiliki izin SIUPL dari Kementerian Perdagangan," ungkapnya.
Selain ijin Kementerian Perdagangan temannya juga menunjukan ijin anggota AP2LI.
"Dan menjadi anggota AP2LI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia 2) yang mana dua lembaga tersebut adalah lembaga yang tinggi untuk memberikan izin seputar dunia network marketing," sambungnya.
Baca Juga: Curhat ke Luna Maya, Nikita Mirzani: Gak Gampang Tahu Jadi Aku, Cape!
Dengan tegas, Kevin Aprilio menyatakan bahwa sama sekali tidak tahu dengan kasus penipuan dalam perusahaan tersebut.
"Jadi perihal di tengah-tengah perjalanan terjadi sebuah scam atau perusahaan gagal bayar, saya tidak mengetahui apa-apa soal itu," tuturnya.
Dalam unggahannya juga, Kevin Aprilio mengaku sama sekali tidak pernah menerima sejumlah uang ke kantong celananya dari anggota Net89.
Terakhir, Kevin Aprilio berharap agar tidak hanya mendengar berita dari satu pihak saja.
"Semoga dapat memberi penerangan. Semoga berita di luar sana tidak digoreng karena belum mendengar dari pihak saya. Sukses semua, amin," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di Suara.com dengan judul: Dituduh Terlibat Kasus Robot Trading Hingga Dipolisikan, Kevin Aprilio Tak Bantah Soal Pernah Promosikan Net89.
Berita Terkait
-
Aurel Hermansyah Syok dengan Perubahan Karakter Atta Halilintar Saat Usia Pernikahan Masih 2 Bulan, 'Lo Balikin Gue ke Rumah Orangtua Aja'
-
134 Orang Dilaporkan Kasus Investasi Bodong net89, Lima Diantaranya Publik Figur
-
Setelah Taqy Malik, Giliran Kevin Aprillio Beri Klarifikasi Terkait Tudingan Keterlibatannya dengan Net89
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kapal Berpenumpang 74 Orang Tenggelam di Selayar Sulsel, Basarnas Kerahkan Tim SAR Gabungan
-
Redmi Note 17 Rilis dengan Fitur AI Anti Penipuan, Ini Spesifikasinya
-
John Herdman Puas TC Timnas Indonesia di Bali, Singgung Fondasi Jelang Piala AFF 2026
-
Usai Habisi Yani di Kebun Jati Sagaranten, Pelaku Delon Jampank Sempat Unggah Video Penemuan Mayat
-
4 Sepatu Lari Anak Terbaik Berdasarkan Review Pengguna, Ringan dan Super Nyaman
-
Anti Kusam! 5 Trik Sederhana agar Pakaian Selalu Tampak Seperti Baru
-
Kisah Jalian Setiarsa Kembangkan UMKM Tembus Pasar Internasional Didukung Ekosistem BRI
-
Daftar Mobil Terlaris Segmen LSUV Semester Satu 2026, Seberapa Dominan Rush dan Terios?
-
Pasar Eropa Jadi Senjata Utama BYD Geser Toyota Setelah Amerika Serikat Tutup Pintu
-
Diduga Korban Bullying, Pelajar di MAN 3 Padang Belajar Merakit Bom dari Media Sosial