SuaraSumedang.id - Timnas Brazil memastikan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022 setelah menumbangkan Swiss dengan skor 1-0 dalam laga Grup G di Stadion 974, Doha Qatar, Selasa (29/11/2022) dini hari WIB.
Kemenangan Brazil atas Swiss berkat gol semata wayang yang dicetak oleh gelandang Manchester United Casemiro di babak kedua saat memanfaatkan umpan Rodrygo, demikian catatan FIFA.
Kemenangan Brazil itu pun membuat mereka berada di peringkat pertama pada klasemen sementara Grup G Piala Dunia Qatar dengan koleksi enam poin.
Sedangkan, Swiss berada di posisi kedua dengan raihan tiga poin. Brazil menjadi negara kedua setelah Prancis yang memastikan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.
Sedangkan Swiss masih harus berjuang di pertandingan terakhirnya melawan Serbia agar bisa melangkah lebih jauh di kompetisi dunia ini.
Jalannya pertandingan
Pada babak pertama, Brazil memberikan ancaman terlebih dahulu melalui umpan tarik dari Lucas Paqueta, tapi tidak dapat disambut Richarlison sehingga peluang itu berhasil dibantahkan Elvedi.
Lalu Brazil kembali memberikan ancaman, kali ini melalui tendangan Vinicius Junior setelah menerima umpan Raphinha, tapi bola tidak menemui sasaran.
Skuad besutan Tite terus menyerang ke lini pertahanan Swiss, kali ini Raphinha melepaskan tendangan keras yang masih bisa diamankan oleh Kiper Yann Sommer.
Baca Juga: Tak Selalu Jadi Ancaman, Resesi Global Juga Bisa Jadi Kesempatan Buat Pebisnis
Jelang akhir babak pertama, giliran Swiss yang memberikan ancaman melalui upaya Ruben Vargas, tapi bola terlebih dahulu diambil oleh bek Brazil Thiago Silva.
Babak kedua
Swiss langsung melancarkan serangan ke lini pertahanan Brazil, tetapi beberapa upaya yang dilakukan mereka tidak membuahkan hasil.
Kendati begitu, Brazil mampu mencetak gol terlebih dahulu di menit ke-64 melalui Vinicius Junior. Tetapi, gol selanjutnya dianulir oleh VAR lantaran Richarlison berada di dalam posisi offside.
Delapan menit sebelum babak kedua berakhir, Brazil mampu memecahkan kebuntuan setelah Casemiro melepaskan tendangan keras di kotak penalti Swiss, yang berbuah menjadi gol sehingga skor berubah 1-0.
Dalam sisa waktu babak kedua, Brazil berusaha mempertahankan keunggulannya, dan Swiss tidak mampu membongkar benteng pertahanan anak asuh Tite hingga peluit panjang berbunyi skor 1-0 tetap bertahan.
Selanjutnya, Brazil akan menghadapi Kamerun pada pertandingan terakhir di Grup G Piala Dunia 2022 pada Sabtu dini hari WIB.
Sedangkan Swiss akan memainkan partai antara hidup dan mati kontra Serbia di hari yang sama.(*)
Sumber:ANTARA
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?