/
Rabu, 30 November 2022 | 14:34 WIB
Terdakwa Ferdy Sambo jalani sidang di PN Jaksel, brimob pengawalan Ferdy Sambo (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa)

SuaraSumedang.id - Kasus pembunuhan Brigadir J yang melibatkan Ferdy Sambo masih terus jadi sorotan.

Terbaru, Bharada E alias Richard Eliezer mengaku terkejut dan merasa tertekan usai menembak Brigadir J pada 8 Juli 2022.

"Saya kaget, 'Ih saya bunuh orang'. Kacau pikiran sayang yang mulia, tertekan," kata Richard dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (30/11/2022).

Usai peristiwa tersebut, Ferdy Sambo pun mencoba untuk menenangkan Bharada E yang merasa tertekan.

Melihat anak buahnya yang dalam posisi tertekan, Ferdy Sambo pun sigap menenangkan Bharada E.

"Baru dia bilang, 'Sudah kamu jalan saja, kamu aman. Karena posisinya kamu bela itu. Kedua kamu bela diri. Kau bela diri karena kau ditembak duluan. Jadi kamu aman Chad, kamu tenang saja'," ungkap Richard seraya menirukan ucapan Sambo.

Sambo Atur Skenario Pembunuhan Yosua

Dikabarkan sebelumnya, Bharada terdiam begitu saja saat diminta naik ke lantai tiga kediaman Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (8/7/2022) lalu.

Saat itu, dirinya melihat Ferdy Sambo yang tengah duduk di sebuah sofa panjang di ruang keluarga.

Baca Juga: Peduli Gempa Cianjur, SMK Bina Warga Bandung Salurkan Bantuan

Lebih lanjut, tak berselang lama, istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi pun turut duduk di samping sang suami.

Saat itu, mendengar kabar bahwa Brigadir J telah melecehkan sang majikan, Bharada E pun ikut terkejut.

"Yosua sudah melecehkan Ibu," kata Sambo sambil menangis. Seperti dikutip dari suara.com, Rabu (30/11/2022).

Mendengar hal tersebut, Richard hanya bisa terdiam dan tak mau ikut campur terlalu dalam.

Di sana, anak buah Ferdy Sambo itu mengetahui pembicaraan mereka sembari suara tangis disertai emosi wajah sang atasan..

"Kurang ajar ini, kurang ajar, dia sudah tidak menghargai saya. Dia menghina martabat saya," ujar Sambo.

Load More