SuaraSumedang.id - Kabar duka kini kembali mengguncang tanah air usai terjadinya gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Peristiwa gempa magnitudo 5.6 yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin (21/11/2022) membuat hati masyarakat luas ikut terenyuh.
Aksi kemanusiaan berupa galang dana atau pengumpulan donasi bagi para korban terdampak banyak dilakukan oleh berbagai kalangan. Di antaranya oleh Lembaga Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bina Warga Bandung.
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bina Warga Bandung di bawah naungan Yayasan Pendidikan Bina Warga Bandung melakukan aksi kemanusiaan dengan turut serta membantu meringankan masyarakat yang terdampak gempa Cianjur.
Nendi Sugandi selaku Kepala SMK Bina Warga Bandung mengatakan, pihaknya sudah menyalurkan bantuan ke salah satu pondok pesantren yang terkena dampak dari gempa dahsyat tersebut.
Dia juga mengatakan, selain pemberian bantuan berupa uang tunai, distribusi kebutuhan pokok alias sembako pun turut disalurkan.
"Alhamdulillah pada Rabu (30/11/2022) amanah bantuan dari para siswa, guru-guru dan Yayasan Pendidikan Bina Warga Bandung sudah tersalurkan senilai Rp4.700.000 ke Pesantren ZAD Cianjur sebagai terdampak titik gempa," kata Nendi Sugandi kepada Suara Sumedang, Rabu (30/11/2022).
Lebih lanjut, dikatakan Nendi, dengan bantuan yang diberikan diharapkan mampu meringankan beban masyarakat terdampak gempa yang telah merenggut ratusan korban jiwa tersebut.
"Mudah-mudahan bantuan kita menjadi amal jariyah dan dapat meringankan beban saudara kita di Cianjur," katanya menambahkan.
Sekadar informasi, Pondok Pesantren ZAD terletak di Desa Cibeureum, Kec. Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Diketahui, Cugenang sendiri menjadi satu di antara lokasi terdampak yang cukup serius akibat dari gempa Cianjur beberapa hari yang lalu.(*)
Berita Terkait
-
Soal Informasi Penjualan Bayi Korban Gempa Cianjur Beredar di Medsos, Polda Jabar Angkat Bicara
-
Denise Chariesta Kekeuh Ingin Dianggap oleh RD dan Istrinya, Ayu Dewi Berduka
-
Bacaan Niat Salat Ghaib Latin, Menag Imbau Umat Islam Mendoakan Korban Gempa Cianjur
-
Pemakaman Jenazah Warga Sumedang yang Jadi Korban Gempa Cianjur Diiringi Tangis Keluarga
-
Keluarga Lesti Kejora Jadi Korban Gempa Cianjur, Rumahnya Ambruk: Sedih Banget
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Antonio Rudiger Bertahan, Alasan Real Madrid Tunda Pengumuman Resmi Kontrak Baru Sang Bek
-
Heboh di Grup WA, Maling Kostum Pocong Resahkan Warga Rumbai Pekanbaru
-
Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel 2026: Syarat, Plafon Pinjaman, dan Cara Mengajukannya
-
Sering Promosi di Instagram, WO di Jaktim Ternyata Penipu: 58 Pasangan Jadi Korban
-
Komunitas Kretek Desak Pemerintah Tak Telan Mentah-mentah Narasi Anti-Tembakau Global
-
Wali Kota Kendari Laporkan Suami ke Polisi
-
Denny Sumargo Berandai Jadi Seskab, Kolom Komentarnya Langsung Meledak
-
Spesifikasi Redmi Headphone Neo di Indonesia: Harga Rp1 Jutaan, Baterai Tahan 72 Jam
-
Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI
-
John Herdman Waspadai Malaysia dan Thailand di Piala AFF 2026