Suara.Sumedang.id – Hebih sebuah video yang beredar dengan narasi kegiatan kaum LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual) di Sentul Internasional Convention Center (SICC) Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
Video tersebut viral diberbagai media sosial dengan keterangan “Akibat kita diam, akhirnya di akhir tahun 2022 kaum LGBT + berhasil melakukan acara ini yang dilakukan di SICC Sentul”.
Video LGBT tersebut viral di berbagai media sosial, hingga membuat geger publik Bogor khususnya.
Mengenai adanya video LGBT langsung disikapi oleh Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin.
Menurut keterangan dari AKBP Imanuddin video LGBT yang dikatakan dibuat di SICC terbut merupakan hoax.
“Kami pastikan bahwa video yang beredar merupakan berita hoax atau berita bohong,” ujarnya seperti dikutip dari Suarabogor.id --jaringan Suara.com
Mengetahui hal itu pihaknya langsung mengambil sikap dan melakukan penyelidikan guna memastikan kebenaran video yang beredar.
“Menanggapi isu yang berkembang di media sosial, kita lakukan penyelidikan terkait beredarnya video kegiatan LGBT tersebut dan itu tidak benar,” jelasnya.
Dari hasil penyelidikan, Iman Imanuddin mengungkap jika video LGBT yang tengah viral tersebut merupakan kegiatan dari Miss Grand Internasional 2022 pada Oktober lalu.
Baca Juga: Tiga Hari Berlatih Bersama Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri Akui Kondisi Fisik Meningkat
Lebih lanjut, AKBP Iman menuturrkan jika kegiatan tersebut turut dihadiri begitu banyak undangan dari berbagai kalangan dan mengenakan berbagai corak desain kostum busana.
“Itu kegiatan Miss Grand Internasional 2022 yang digelar sekitar bulan Oktober lalu. Jadi dalam kegiatan tersebut memang dihadiri oleh banyak tamu dan bukan merupakan kegiatan kaum LGBT,” jelasnya.(*)
Artikel ini sebelumnya telah tayang di Suarabogor.id dengan judul “Geger Video LGBT di SICC, Begini Penjelasan Kapolres Bogor: Itu Kegiatan Miss Grand Internasional”
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Ratusan Ruko STC Pekanbaru Resmi Jadi Aset Pemkot, HGB Tak Bisa Diperpanjang
-
Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Lolos Pengawasan, Dedi Mulyadi Minta Camat Hingga Lurah Disanksi
-
Rojali, Mantap, hingga Lipstick Effect, Tiga Fenomena yang Menggambarkan Wajah Baru Konsumsi RI
-
Dosen Dipecat Karena Tegur Mahasiswa Berpakaian Ketat? Pimpinan Muhammadiyah Investigasi
-
Bawa Keranda 'RIP Hukum', Mahasiswa Geruduk Kejagung Tuntut Febrie Adriansyah Dihukum Mati
-
3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape
-
Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran
-
Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah
-
Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026
-
Febrie Adriansyah Lawan Status Tersangka, Kuasa Hukum Soroti 9 Kejanggalan Penanganan Kasus