/
Kamis, 22 Desember 2022 | 19:24 WIB
Presiden Jokowi nampak geram dengan tudingan adanya intervensi pemilu dengan tak lolosnya Partai Umat besutan Amien Rais ((Foto: BPMI Setpres/Rusman))

SuaraSumedang.id – Presiden Jokowi nampak begitu geram saat ia dituduh ikut intervensi penentuan lolos tidaknya partai politik dalam perhelatan pemilu 2024.

Meski tak menyebut detail nama, Jokowi nampak sindir soal frasa kekuatan besar yang digunakan dalam tuduhan yang persis pernah dikatakan oleh Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais.

Kemudian Jokowi juga menegaskan jika urusan lolos tidaknya partai sebagai peserta Pemilu 2024 merupakan kewenangan mutlak ada di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Jokowi merasa jika ada pihak partai yang tak lolos menuduh ada campur tangan dari istana. lebih lengkapnya begini kronologi Jokowi dan Amien Rais.

Amien Rais Merasa Ada Kejanggalan Partai Umat Tak Lolos

Amein Rais merasa curiga dengan tak lolosnya Partai Umat dalam perhelatan Pemilu 2024 yang akan datang.

Lebih lanjut ia menduga adanya campur tangan pihak istana, hingga merasa dirinya sebagai ancaman yang harus disingkirkan.

"Saya memang merasa mengapa ya dengan saya semakin tua kok ditakuti. Jadi saya dianggap semacam 'kelilip' di mata dan harus dibuang," ujar Amien Rais di Kanal Youtube Karni Ilyas Club.

"Saya berkali-kali mengatakan sejak kami deklarasi, Partai Ummat memegang sepenuhnya aturan main demokrasi, tidak terbesit sedikit pun Partai Ummat pakai cara ekstra konstitusional dan ekstra demokrasi," ujar Mantan Ketua MPR ini.

Baca Juga: Momen-momen Aminah Cendrakasih, Pemeran Mak Nyak di Si Doel Anak Sekolahan

Kemudian ia menuturkan kejanggalan dan dinilai ada perbedaan perlakuan antara partai lain dengan partainya.

"Mengapa yang lainnya boleh kalau Partai Ummat tidak boleh? Ada pesan dari atas, partai lain boleh pakai video, Partai Ummat tidak boleh," beber Amien Rais. Terkait hal ini, Partai Ummat sudah melakukan gugatan ke Bawaslu terkait tidak lolosnya mereka sebagai peserta Pemilu 2024.

Hasil verifikasi yang dilakukan oleh KPU hanya Partai Umat yang dinyatakan tidak lolos lantaran dinilai tidak bisa memenuhi syarat (TMS) di dua provinsi yakni Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Utara.

2. Jokowi Merasa Geram Dituduh Intervensi Pemilu 2024

Presiden Jokowi nampak terlihat kesal lantaran dituduh ikut campur dan intrervensi penentuan partai politik dalam Pemilu 2024 yang akan datang.

"Kekuatan besar ikut campur, kekuatan besar intervensi, saya itu gak ngerti apa-apa masalahnya, ini kan urusan KPU," kata Jokowi dalam acara HUT ke-16 Partai Hanura di JCC Senayan, Jakarta pada Rabu (21/12/2022).

Load More