SuaraSumedang.id - Muncul kabar dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) pandemi Covid-19 tahun 2020, yang disebut-sebut terjadi pada mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Dugaan korupsi bansos tersebut, berupa beras yang terbengkalai di sebuah gudang, disebut nilainya mencapai triliunan rupiah.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons kabar tersebut, melalui Kepala Bidang Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan, kepada masyarakat yang mengetahui adanya dugaan tindak pidana korupsi untuk melapor ke lembaga antikorupsi.
"Terkait dengan itu, nanti kami akan cey ya, mengenai kasus tersebut apakah ada di KPK atau tidak. Tetapi prinsipnya, bisa masyarakat mengetahui dugaan korupsi, silakan kami membuka pitung seluas-luasnya, selebar-lebarnya melalui berbagai kanal yang ada di KPK untuk melaporkan kepada KPK," kata Ali Fikri kepada wartawan, Kamis, (12/1/2023).
Ali Fikri menegaskan, KPK sebagai lembaga pemberantasan korupsi akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk, dengan melakukan proses verifikasi terlebih dahulu.
"Kami pasti menindaklanjuti, kami verifikasi, kami telaah terhadap peristiwa pidana korupsi. Misalnya, kami tindaklanjuti, kami lakukan pengayaan informasi lebih lanjut," katanya.
Di samping itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membantah mengenai kabar dugaan korupsi bansos di era Gubernur Anies Baswedan tersebut.
Info yang menyebutkan beras rusak 1.000 ton di Gudang Pulogadung, Jakarta Timur disebut bukan untuk bansos.
Hal itu disampaikan Plt Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) Fitri Rahadiani.
Baca Juga: Liga 2 Dihentikan, PSMS Medan Kecewa Capek-capek Persiapkan Diri
Fitri Rahadiani menyebutkan, beras yang tersimpan di gudang tersebut milik Perumda Pasar Jaya.
"Stok beras di Pulo Gadung itu, merupakan sisa stok dari usaha retail perusahaan," ucap Fitri saat dikonfirmasi, pada Jumat (13/1/2023).
Namun, ia menyebut Perumda Pasar Jaya berencana kembali menjual beras rusak tersebut dengan skema lelang dalam waktu dekat ini.
"Perumda Pasar Jaya akan melaksanakan lelang bekerja sama dengan kantor lelang di akhir Januari ini," ucap Fitri.
Sebelumnya, beredar di media sosial mengenai dugaan korupsi bansos pandemi Covid-19 di era Gubernur Anies Baswedan tahun 2020 lalu.
Satu di antaranya, terkait pengadaan beras yang mencapai harga triliunan rupiah, malah terbengkalai hingga rusak di gudang penyimpanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Gelar Salat Id, Hanung Bramantyo dan Zaskia Adya Mecca Sukses Rangkul Ratusan Warga Jagakarsa
-
JK Usai Salat Id: Alhamdulillah Cuaca Cerah, Tapi Ada Peringatan Keras untuk Kita Soal...
-
Sinopsis Do Deewane Seher Mein, Film India Romantis Terbaru Mrunal Thakur
-
Antusias Warga Aceh Tamiang Halal Bihalal dengan Prabowo: Terima Kasih Pak!
-
5 Minuman Alami Penurun Kolesterol usai Santap Lemak Lebaran
-
Prabowo Lebaran di Aceh Tamiang: Pemulihan Pascabencana Hampir 100 Persen, Warga Sudah Keluar Tenda
-
Prabowo Salat Idul Fitri 1447 H di Aceh Tamiang, Disambut Takbir Ribuan Jemaah
-
Kapan Mulai Puasa Syawal? Ini Penjelasan Waktu yang Dianjurkan
-
7 Perbedaan Oppo Find N6 vs Samsung Galaxy Z Fold 7, Mana Smartphone Lipat Paling Layak Dipilih?
-
Viral Pegawai Loket PN Jakpus Sibuk Main Game Saat Tugas Pelayanan