SuaraSumedang.id – Beberapa hari ini publik digemparkan dengan aksi remaja sekolah yang aksi asusila nya beredar diberbagai media sosial hingga viral.
Banyak yang menduga jika aksi remaja sekolah tersebut dilakukan di Taman Dadaha Tasikmalaya.
Video yang beredar terlihat sepasang anak sekolah yang masih menggunakan seragam sekolah kemudian mereka didik di bangku bawah pohon.
Sang pria menggunakan baju kaos hitam sedangkan sang perempuan menggunakan setelan baju seragam olahraga sekolah.
Sang pria mulai memeluk dari belakang sang perempuan dan tangannya seakan kelihatan menyentuh dan meraba area sensitif remaja perempuan.
Majelis Ulama Indonesia Kota Tasikmalaya akhirnya ikut buka suara mengenai video viral tersebut.
Aksi kedua remaja yang berbuat tak senonoh di Taman Dadaha dinilai salah satu pemicu datangnya balak atau musibah bagi masyarakat sekitar.
"Innalilah wa innailaihi rajiun," kata Sekretaris Umum MUI Kota Tasikmalaya, KH Aminudin Bustomi dikutip dari berbagai sumber
Lebih lanjut ia menerangkan jika munculnya sebuah musibah bukan hanya identik dengan gempa, banjir, longsor, namun ini lebih berbahaya lantaran masuk dalam kategori bencana akhlak, dan tsunami budi pekerti.
Baca Juga: Video Cak Nun Kesambet, EMHA Digoblokan Keluarga Gegara Sebut Jokowi Firaun Luhut Sebagai Haman
Jika semua itu diabaikan dikhawatirkan Allah akan murka, terlebih kejadian tersebut bukan sekali saja yang terjadi di Kota Tasikmalaya.
"Ini kan bukan sekali dua kali terjadi. Kalau ini dibiarkan, akan jadi pemicu kemurkaan Allah SWT," sambungnya
Kemudian ia menuturkan jika semua lini harus ikut andil dalam mencegah kejadian serupa agar tidak terulang kembali.
"Mulai dari keluarga, lingkungan, sampai dinas terkait. Saya kira anak itu ada orang tuanya. Orang tua harus memonitoring. Dinas terkait juga mesti melakukan filter, termasuk lingkungan masyarakat," ujarnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Lalui Perjalanan Darat 10 Bulan Sejauh 17 Ribu Km, Tiga Orang Ini Akhirnya Bisa Nonton Messi
-
Lionel Messi Sah Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Detik-detik Lionel Messi Gagal Eksekusi Penalti: Kegagalan ke-8 La Pulga
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Tak Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Ini Pertimbangan Prabowo
-
Lompat ke Sungai Musi Saat Digerebek, Bandar Sabu Ditemukan Tewas Dua Hari Kemudian
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Aksi Mahasiswa Sumsel Kritisi Pemerintahan Prabowo-Gibran Masih Berlanjut di Palembang