SuaraSumedang.id - Persib Bandung akan bertandang ke markas Madura United dalam jadwal BRI Liga 1 2022-2023 pekan ke-19 pada Jumat (20/1/2023).
Duel Persib vs Madura akan digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, skuad Maung Bandung sudah menyelesaikan persiapan maksimalnya di Banding, pada Rabu (18/1/2023).
Pelatih Persib Luis Milla mengabarkan timnya akan bertolak ke Madura pada Kamis (19/1/2023) pagi.
Kemudian, tim berencana melakukan official training sore harinya untuk uji coba lapangan pertandingan.
Pertandingan Madura United vs Persib merupakan duel tim penghuni papan atas di klasemen Liga 1 2022-2023.
"Satu hari sebelum pertandingan kami akan berangkat melakukan perjalanan untuk menghadapi pertandingan. Ketika tiba di kota tujuan pada sore harinya kami akan melakukan latihan sebelum laga. Lalu keesokan harinya, kami akan bertanding di hari Jumat," kata Luis Milla.
Persiapan Persib berjalan hampir sempurna. Pemain punya determinasi tinggi, dan kepercayaan diri yang cukup baik.
Kepercayaan itu yang membuat mentalitas pemain siap menghadapi siapapun lawannya, termasuk Madura United yang akan bermain di hadapan suporternya sendiri.
"Ya, pekan ini kami melakukan persiapan, para pemain sudah bekerja dengan keras. Persib juga saat ini sedang dalam momentum yang sangat bagus, kami berkompetisi dengan sangat bagus, kami sedang percaya diri," ucap juru taktik asal Spanyol itu.
Baca Juga: Sempat Terganjal Kewenangan, Pemda DIY Akan Gulirkan Beasiswa bagi Mahasiswa
Meski begitu, dengan tren positif yang dimiliki Persib, bukan berarti tim arahan Luis Milla tinggi hati.
Mereka menaruh respek kepada Madura United yang punya sejumlah pemain skill full, dan berpengalaman.
"Tapi kita semua tahu bahwa pertandingan ini akan sulit, Madura United adalah tim yang sangat bagus, memiliki pemain yang bagus, pemain asingnya juga bagus. Kami menaruh respek kepada Madura," ucap Luis Milla.
Pada pertemuan pertama di Bandung, Madura United sukses mempermalukan Persib di hadapan Bobotoh dengan skor 1-3.
Bek Persib Daisuke Sato ingin membalaskan kekalahan menyakitkan tersebut. Baginya, laga ini akan seperti final yang harus dimenangkan.
"Ya, kami paham bahwa semua pertandingan sama pentingnya. Setiap pertandingan itu seolah laga final bagi kami, dan tentunya laga-laga besar lainnya akan tiba. Ini menjadi laga besar yang harus kami hadapi, jadi kini kami harus bersiap menatap mereka," kata Sato.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Hillary Brigitta Apresiasi Kebijakan Tanpa Batas Usia Relawan MBG: Untuk Kesetaraan Peluang Kerja
-
Daftar Harga iPhone Terbaru Mei 2026, Pilihan Investasi Gadget Jangka Panjang
-
Apa Itu Domisili? Pahami Arti Kata dan Perbedaannya dengan Alamat KTP
-
Situasi Memanas di Tanah Sareal: Warga Tantang Oknum Pencopot Spanduk Tolak Sampah
-
Park Ji Hoon Bintang The Kings Warden Siap Gelar Fancon di Jakarta, Catat Tanggalnya
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Cuma Beda 20 Meter! Tetangga Tega Habisi Nyawa Perempuan di KBB Gara-gara Dendam Ternak Domba
-
Dijual Rp400 Juta: Horor Penyekapan Warga Jepang di Markas Scamming Surabaya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak