SuaraSumedang.id - Menjamu Madura United dalam jadwal Liga 1, Persik Kediri akan melakoni laga pertama kandangnya di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jawa Timur dengan tanpa penonton pada Selasa (24/1/2023).
Dalam duel Persik Kediri vs Madura United itu, manajemen memutuskan untuk pertandingan digelar tanpa kehadiran penonton, sesuai dengan surat dan rekomendasi yang dikeluarkan kepolisian.
"Pihak panpel (panitia pelaksana) Persik Kediri sudah siap menggelar pertandingan, dan kami juga terus bekerja berusaha memenuhi poin-poin yang disampaikan, seperti single seat usai assessment bersama pihak kepolisian. Kami juga sudah melakukan upaya perbaikan pagar stadion," kata Ketua LOC Persik Kediri, Randy Nindito.
Pihaknya pun mengimbau kepada seluruh Persikmania, atau suporter Persik Kediri untuk tetap memberikan dukungan dari rumah masing-masing.
"Sesuai dengan hasil kesepakatan bersama dengan Aliansi Suporter Persik Kediri, panpel mengimbau agar para suporter tidak hadir di stadion untuk menghindari adanya penumpukan/pengumpulan massa, kita jaga kondusifitas Kediri bersama-sama," ucapnya.
Ia juga berharap, pertandingan Persik Kediri di kandang yang selanjutnya nantinya bisa dihadiri oleh para suporter.
"Semoga di laga kandang berikutnya laga yang dimainkan di Stadion Brawijaya Kediri sudah bisa dihadiri oleh Persikmania dan penonton lainnya," kata dia.
Sementara itu, pelatih Persik Kediri Divaldo Alves menyayangkan kondisi pertandingan yang digelar tanpa penonton ini.
Namun, dirinya memastikan anak asuhnya akan tetap bermain profesional, dan berjuang sekuat tenaga demi memuaskan para suporter setia Persik Kediri.
"Tentu jika diperbolehkan besar harapan kami agar laga kandang Pesik tetap dihadiri suporter, karena sangat berperan besar di mental dan psikologis pemain. Tetapi, saya percaya para pemain tetap akan bermain all out, karena 3 poin bukan saja penting bagi tim untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara, namun juga untuk menjaga harga diri Kota Kediri secara keseluruhan," kata Divaldo.(*)
Sumber:ANTARA
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat
-
10 Lagu Piala Dunia Terbaik Sepanjang Massa, Nomor Dua Masih Favorit Dunia
-
Atomic Habits: Kebiasaan Kecil yang Diam-diam Membentuk Hidupmu
-
Manchester United Siapkan Rp2 Triliun Kejar Tanda Tangan Gelandang Dortmund
-
Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern
-
Piala Dunia 2026 Tanjung Verde vs Arab Saudi, Laga Panas Demi Tiket 32 Besar
-
Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur
-
Melawan AI, Naoki Urasawa Rilis Manga Baru Bertema Eksistensi Manusia!
-
Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?
-
Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit