Suara.com - Persik Kediri akan menggelar laga pertama di kandangnya, Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jawa Timur, tanpa penonton saat menjamu Madura United, Selasa (24/1/2023) dalam lanjutan kompetisi BRI Liga 1 Indonesia 2022/2023.
Dalam laga tersebut, manajemen memutuskan untuk pertandingan digelar tanpa penonton, sesuai dengan surat dan rekomendasi yang dikeluarkan oleh kepolisian.
"Pihak panpel (panitia pelaksana) Persik Kediri telah siap menggelar pertandingan dan kami juga terus bekerja berusaha memenuhi poin-poin yang disampaikan seperti single seat usai assessment bersama pihak kepolisian. Kami juga telah melakukan upaya perbaikan pagar stadion," kata Ketua LOC Persik Kediri Randy Nindito di Kediri, Sabtu (21/1/2023).
Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh Persikmania, suporter Persik Kediri untuk tetap memberikan dukungan dari rumah masing-masing.
"Sesuai dengan hasil kesepakatan bersama dengan Aliansi Suporter Persik Kediri, panpel mengimbau agar para suporter tidak hadir di stadion untuk menghindari adanya penumpukan/pengumpulan massa, kita jaga kondusifitas Kediri bersama-sama," katanya seperti dimuat Antara.
Ia juga berharap, pertandingan di kandang nantinya bisa dihadiri oleh para suporter.
"Semoga di laga kandang berikutnya laga yang dimainkan di stadion Brawijaya Kediri sudah bisa dihadiri oleh Persikmania dan penonton lainnya," ujar dia.
Sementara itu, Pelatih Persik Kediri Divaldo Alves menyayangkan kondisi pertandingan yang digelar tanpa penonton ini. Namun, dirinya memastikan anak asuhnya akan tetap bermain profesional dan berjuang sekuat tenaga demi memuaskan para suporter setia Persik Kediri.
"Tentu jika diperbolehkan besar harapan kami agar laga kandang Persik tetap dihadiri suporter, karena sangat berperan besar di mental dan psikologis pemain. Tetapi saya percaya para pemain tetap akan bermain all out, karena 3 poin bukan saja penting bagi tim untuk terus memperbaiki posisi di klasemen sementara, namun juga untuk menjaga harga diri kota Kediri secara keseluruhan," kata Divaldo.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Arema FC Tak Berdaya di Markas PSIS Semarang, Menyerah dengan Skor 1-0
Sebelumnya, beberapa laga lainnya di kompetisi BRI Liga 1 Indonesia 2022/2023 juga mengalami hal yang sama. Seperti laga PSM Makassar melawan PSS Sleman (14/1/2023), Persis Solo kontra Persija Jakarta (19/1/2023), PSM Makassar versus Bali United (20/1/2023) dan PSIS bertemu Arema FC (21/1/2023) juga digelar tanpa penonton.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati