SuaraSumedang.id - Kasie Darlog Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Asep Ramdani mengatakan, pihaknya mencatat 3 unit rumah dan 1 bengkel rusak tertimpa pohon.
BPBD Sumedang bersama TNI, Polri dan warga melakukan penanganan dampak angin kencang di Desa Kebonjati, Kecamatan Sumedang Utara dampak sapuan angin kencang pada Selasa (24/1/2023).
Akibatnya, 4 unit bangunan di dua dusun mengalami kerusakan karena tertimpa pohon-pohon yang tumbang.
"Dua rumah rusak di Dusun Giriharja, satu di antaranya harus dirobohkan karena rusak berat. Kemudian di Dusun Cipulus 1 rumah, dan 1 bengkel rusak ringan," kata Asep, dikutip dari laman Pemkab Sumedang.
Penanganan tersebut dilakukan dengan cara memotong batang-batang pohon menjadi ukuran kecil agar mudah diangkut.
Dari peristiwa itu, BPBD Sumedang mengimbau warga agar selalu waspada terhadap bencana alam. Sebab cuaca ekstrim diprediksi masih akan terjadi hingga bulan Maret.
Iim Supomo (62) seorang warga yang rumahnya terdampak bencana tersebut, mengutarakan sebelumnya di Dusun Giriharja diguyur hujan desa sejak Selasa sore.
Sekitar pukul 16.30 WIB, kata Supomo angin kencang melanda pemukiman penduduk. "Saya sedang di depan rumah, tiba-tiba ada angin kencang," katanya.
"Pohon-pohon langsung pada tumbang. Rumah saya rusak tertimpa pohon Tisuk. Tapi semua keluarga Alhamdulillah selamat," kata dia.(*)
Baca Juga: Jadwal Liga 1 2022-2023 Hari Ini: PSS vs Arema, Persib vs Borneo dan Satu Laga Ditunda
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'