/
Selasa, 24 Januari 2023 | 14:37 WIB
Ujang warga Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, mendapat pertolongan medis di RSUD Sayang Cianjur, karena tertimpa material rumah yang ambruk akibat gempa 4.3 magnitudo. ((ANTARA/Ahmad Fikri))

SuaraSumedang.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mencatat sebanyak 7 warga mengalami luka-luka akibat tertimpa material bangunan dampak gempa magnitudo 4,3 pada Selasa (24/1/2023).

Kepala BPBD Cianjur Fatah Rizal mengatakan, kalau banyak warga yang sudah kembali ke rumah setelah gempa melanda pada akhir 2022 lalu.

Bahkan, disebutkan warga sempat panik hingga berhamburan ke luar rumah karena gempa yang terjadi cukup kencang dirasakan pada pukul 02.50 WIB.

"Kami langsung melakukan pendataan. Getaran gempa terasa sampai ke sejumlah kota/kabupaten terdekat, karena ditakutkan gempa menyebabkan kerusakan, dan korban jiwa, sebab terasa sangat kencang di sejumlah wilayah di Cianjur," kata Fatah, pada Selasa (24/1/2023).

Ketujuh warga yang mengalami luka-luka tersebut, dua orang luka mengalami luka berat yang sekarang ini tengah menjalani perawatan medis di RSUD Sayang Cianjur dan Cimacan.

Adapun nama-nama korban luka berat itu, yakni Ajid Sakib (27) warga Desa Ciputri, dan Ujang (28) warga Desa Sarampad.

Sementara lima korban lainnya yang mengalami luka ringan dan sedang di bagian kepala akibat tertimpa material rumah yang ambrol atau genting yang jatuh sempat menjalani perawatan di sejumlah Puskesmas, dan menjelang siang sudah bisa kembali ke rumah.

"Untuk rumah yang rusak masih dalam pendataan, namun laporan sementara banyak rumah yang rusak sedang menjadi rusak berat di Kecamatan Cugenang, dan Cianjur, tepatnya di Desa Nagrak," kata dia.(*)

Sumber:ANTARA

Baca Juga: 9 Kontroversi Farhat Abbas, Dari Isu Nikah Siri hingga Kabar Menelantarkan Anak

Load More