SuaraSumedang.id- Akhir-akhir ini istilah childfree sangat populer menjadi perbincangan masyarakat karena statement yang dikeluarkan oleh selebgram Gita Savitri Devi.
Dalam tayangan Youtube Kick Andy Show, Gita dan sang suami, Paulus Andreas Partohap, berbincang masalah 'Childfree' keputusan yang mereka ambil.
Dalam perbincangan tersebut Gita dan Paul diberikan banyak pertanyaan mengenai alasan mereka memilih keputusan untuk tidak memiliki anak.
Gita menjelaskan bahwa keputusan untuk tidak memiliki anak telah mereka ambil sejak sebelum menikah, ia menambahi bahwa sejak pacaran mereka tidak pernah ada diskusi soal anak.
Sebagai Co-Host, Psikolog Widyaningrum yang saat itu memberikan pertanyaan untuk Gita dan Paul.
"Pada saat menikah Kebahagiaan apa sih yang mereka cari? Sejak awal kan sama-sama sepakat ya. Nah, ketika ada pasangan lain yang menikah itu kebahagiaannya punya anak. Saya pengen tahu nih, kerana kesempurnaan wanita beberapa value kita adalah perempuan itu sempurna memiliki anak, bahagia punya anak. Jadi kalo mereka apa ya bang?" Tanya-nya
Paul menanggapi bahwa konsepsi kebahagiaan baginya adalah bersama Gita sudah cukup. Begitupun jawaban Gita.
Bang Andy bertanya siapa diantara Paul dan Gita yang dominan untuk tidak memiliki anak. Dengan jelas Gita menjawab bahwa itu dirinya
"Awalnya aku, karna aku sebagai perempuan mengalami dari aku kecil sampai gede identitas keperempuanan aku itu... semuanya berputar bahwa nanti aku akan menjadi seorang ibu entah umur berapa, Selama itu, aku ditanya kamu kapan punya anak?, mau punya anak umur berapa?. Tapi pertanyaan yang opposite tidak pernah ditanyakan kesiapapun"
"Misalnya kenapa pengen punya anak? mungkin ada beberapa orang yang ditanya kenapa pengen punya anak dia juga gak terlalu pernah berfikir bener-bener serius. Bisa jadi mereka pengen punya anak karena orang lain punya anak atau karena itu yang kamu lakukan setelah kamu menikah"
Dari jawaban itu gita memberikan alasannya untuk mengambil keputusan tersebut.
"Nah akhirnya hasil dari keresahan itu sih yang bikin aku jadi.. bisa ga sih aku ada pilihan itu, bisa ga sih aku punya alternative lain walaupun aku perempuan yang katanya kodratnya harus giving birth. Emang itu aja ya masa depan yang aku punya"
Kemudian Gita diskusiin itu dengan suaminya. Dengan banyak pertimbangan akhirnya pasangan suami istri itu memutuskan untuk tidak memiliki anak atau childfree.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari
-
5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal
-
Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut
-
5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit
-
Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?
-
Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya
-
5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi