SuaraSumedang.id - Baru-baru ini pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dari Organisasi Papua Merdeka (OPM), Jeffrey Bomanak membagikan unggahan video dan foto di media sosial terkait pembakaran pesawat dan penyanderaan pilot Susi Air beberapa waktu lalu.
Dalam video berdurasi 7 menit tersebut, Jeffrey menceritakan momen penyanderaan pesawat Susi Air pada 7 Februari 2023 lalu. “Kami sandera pesawat Susi Air dari Timika ke Paroh sekitar setengah tujuh,” ungkap Jeffrey seperti yang dilansir pada YouTube tvonenews (14/2/2023)
Selain itu, Jeffrey juga mengungkapkan alasan pihaknya melakukan pembakaran dan penyanderaan yakni sebagai jaminan politik bagi Indonesia untuk mengakui kedaulatan rakyat Papua, dan tidak akan melepaskan pilot Susi Air, Philip Marks Marthens sebelum Papua mendapatkan kemerdekaannya.
“Kami sandera pilot bukan untuk makan minum atau program lain, kami hanya ingin merdeka. saya akan bawa terus orang ini ke berputar terus sampai Papua Merdeka baru kami lepas. Jadi kami sandera orang ini untuk Papua merdeka saja, tidak ada minta lain-lain,” sambung Jeffrey
Dalam video tersebut, Jeffrey mengungkapkan alasan lain yakni untuk menarik perhatian dunia. Dia juga menyampaikan kekesalannya lantaran merasa tanah Papua dimanfaatkan dengan menggerus kekayaan alamnya sehingga mendesak pemerintah Indonesia untuk mengakui kemerdekaan Papua
“Semua bekerja sama dengan Indonesia, sedangkan Papua Merdeka berjuang untuk Papua, tidak bisa lagi nanti semuanya (kekayaan tanah Papua ) menjadi habis. Semua negara hanya menikmati kekayaan Papua baru masuk, tetapi ingin Papua merdeka semua negara tutup mata,”ungkap Jeffrey
Selain itu, video tersebut juga menampilkan pilot Kapten Philips Marks Marthens mengenakan jaket jeans, celana pendek, dan bucket hat yang dikelilingi oleh anggota KKB yang lengkap dengan senjata api hingga senjata tajam. Kapten Philip juga menyampaikan pesan terkait penyanderaannya.
“OPM menangkap saya untuk Papua merdeka, orang (tentara) Indonesia harus pulang. Kalau mereka ga pulang,saya tidak bisa lepas, dan mereka bilang tembak saya,” ujar Kapten Philip seperti yang dilansir pada YouTube tvonenews (14/2/2023) (*Ima)
Sumber: YouTube tvoneNews “Momen Saat Pilot Susi Air Ditangkap, Pimpinan OPM Ungkap Alasannya | tvOne Minute”
Baca Juga: Kerap Disangka Sama, Kenali Perbedaan Gejala Sinusitis dengan Flu
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
-
Sausu Tambu Bersinar Lewat Desa BRILiaN, Ekonomi Pesisir Kian Kuat dan Berdaya Saing
-
Transformasi Sausu Tambu: Potensi Lokal Angkat Ekonomi Pesisir hingga Berprestasi Nasional
-
Desa BRILiaN Sausu Tambu Dorong Ekonomi Pesisir, Raih Pengakuan di Tingkat Nasional
-
Istighotsah Cirebon, Ulama: Jangan Biarkan Kasus KM 50-Vina Menggantung!
-
Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
-
Dari Desa Pesisir ke Panggung Nasional, Sausu Tambu Perkuat Ekonomi Berbasis Potensi Lokal
-
Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI
-
Desa Sausu Tambu Tembus Prestasi Nasional, Ekonomi Pesisir Tumbuh Lewat Program Desa BRILiaN