SuaraSumedang - Kasus pembunuhan berencana Brigadir J banyak mengundang perhatian publik, satu diantaranya Nikita Mirzani yang merasa tak terima dengan Bharada E yang dihukum ringan.
Bharada E atau Richard Eliezer diberi vonis 1 tahun 6 bulan oleh hakim dipersidangan Jakarta pada 1 Februari 2023 atas kasus pembunuhan berencana Nofriansah Yosua Hutabarat atau yang biasa dikenal dengan Brigadir.
Hal tersebut menjadi perhatian publik, satu diantaranya public figure Nikita Mirzani atau yang biasa disapa dengan Nikmir yang merasa bahwa hukuman Bharada E tidaklah adil, ia berpendapat bahwa hukumannya terlalu ringan.
Dikutip Suara Sumedang dari postingan akun Instagram @Nikitamirzanimawardi_172 pada Minggu (19/2/2023) Nikmir menyampaikan pendapatnya perihal vonis Bharada E melalui caption postingan Instagramnya.
“Bagaimana juga baradha E kan dia tetap melakukan pembunuhan. Memaafkan bukan berarti meringan kan hukuman yang di luar nalar dan kebiasaan vonis pada umum nya,” ujar Nikita Mirzani
Selain itu Nikmir juga menyampaikan mengapa sampai jaksa tidak banding atas putusan Bharada E yang hanya 1 tahun 6 bulan.
“Sampai jaksa pun tidak banding atas putusan 1 tahun 6 bulan, Harus nya 5 tahun lah. Walapun dia yang membuka tabir. Dia jujur karena takut di hukum mati. Ga adil buat yg di suruh nembak ga mau tetep di hukum berat” lanjut Nikita Mirzani
Ia juga merasa keadilan belum sepenuhnya ada di negara Indonesia, menutup penjjelasannya itu ia menyampaikan permintaan maaf dan menegaskan bahwa iya hanya berpendapat.
Postingan tersebut akhirnya menuai pro kontra warganet, banyak warganet yang kontra dengan pendapat Nikita Mirzani, namun tidak sedikit yang setuju dengan apa yang disampaikan Nikmir.
Baca Juga: Denise Chariesta Ajak JK Mukbang Udang Hidup, sang Kekasih Menolak karena Idap OCD?
“Maling ayam aja dihukum berat, masa nembak orang cuma dihukum 1,6 tahun, namanya gak adil,” ujar akun @indahwati0672(*)
Sumber : Instagram Nikita Mirzani
Kontributor: Neja Nazula Rahmah
Berita Terkait
-
Kembali Bikin Ulah, Nikita Mirzani Komentari Vonis Bharada E 1.5 Tahun Penjara: Harusnya Hukuman Mati Kayak Bosnya
-
Tak Ingin Mati Cepat Seperti Brigadir J, Ferdy Sambo Lakukan Siasat Ini
-
Malangnya Nasib Richard Eliezer, Kubur Mimpi Balik Berseragam Polri karena PTDH?
-
Ternyata Ini Ritual yang Dilakukan Richard Eliezer Sebelum Sidang Vonis
-
Tiga Fakta yang Bikin Richard Eliezer Sulit Balik ke Polri, Potensi Kena PTDH
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak
-
Diskon Home Care Alfamart April 2026: Rinso hingga Downy Turun Harga, Hemat Sampai 40 Persen
-
Rp850 Juta Dihapus, Anggaran Rumah Dinas DPRD Sumsel Rp8,6 Miliar Masih Dipertanyakan
-
Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'
-
Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah
-
7 Tips Menata Meja Kerja Minimalis di Apartemen Sempit agar WFH Lebih Produktif
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Pasokan Bahan Baku Pupuk Kimia Berpotensi Terancam
-
Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur
-
BMKG: Kalbar Masuk Waspada 6-12 April, Hujan Turun Tapi Risiko Karhutla Meningkat
-
Profil Brian Ardianto, Jebolan MasterChef Indonesia 5 yang Meninggal Dunia Hari ini