SuaraSumedang.Id – Beberapa debt collector yang telah bertindak layaknya preman tidak akan bisa mengelak dari tuduhan melakukan tindak pidana terhadap Clara Shinta dan orang dekatnya.
Hal itu diketahui dari keterangan yang berhasil dikumpulkan polisi dari sopir Clara Shinta ketika menangani kasus debt collertor vs selebgram tersebut.
Menurut keterangan yang berhasil dikumpulkan polisi, dalam menjalankan tugasnya sebagai debt collector, mereka ternyata sempat mengancam akan membunuh sopir Clara Shinta, ketika akan mengambil mobil.
Menurut Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi, sebelum menemui Clara Shinta, debt collector tersebut menemui sopirnya dulu, untuk merampas kunci mobil.
“…dan menurut keterangan sopir, pelaku ini mengancam ‘saya bunuh kamu’,” ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi.
Selanjutnya, setelah mengambil kunci mobil, mereka menemui Clara. Namun Clara tidak terima begitu saja. Wajar, karena Clara merasa proses pembelian mobilnya selesai.
Menurut Hengki, ketika debt collector mendatanginya, Clara juga ingin memastikan surat tugas debt collector, sehingga terjadi perdebatan sengit antara kedua belah pihak.
Pada akhirnya, seperti video singkat yang beredar dan viral, debt collector yang bertindak seperti preman itu diketahui malah pertantang pertenteng kepada petugas yang mencoba menengahi, yakni anggota Bhabinkamtibmas, Aiptu Evin Susanto.
Atas semua keterangan dan bukti tersebut, para debt collector kemungkinan besar tidak akan bisa mengelak dari tuduhan melakukan tindak pidana.
Baca Juga: Rekam Jejak Andi Samsan Nganro, Eks Wakil Ketua MA yang Mangkir di Panggil KPK
Makanya, jangan sok jagoan ya Bro!***
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Duka di Kebun Binatang Bandung: Huru dan Hara, Dua Bayi Harimau Mati Diterkam Virus Ganas
-
Elkan Baggott Nilai Timnas Indonesia Era John Herdman Lebih Solid, Sindir Shin Tae-yong?
-
5 Rekomendasi Mobil Diesel Paling Irit dan Murah 2026, Tak Boros BBM
-
Rupiah Akhirnya Bernapas Lega, Hari Ini Menguat ke Level Rp 16.911
-
Komnas HAM Sebut Pemulihan Andrie Yunus akibat Penyiraman Air Keras Butuh Waktu 6 Bulan
-
Google Maps Rombak Fitur Navigasi Jadi Lebih Detail dengan Menyajikan Tampilan 3D
-
Kondisi Mengenaskan, Teka-teki Kematian Alfin yang Hilang 2 Pekan di Bogor
-
BRI Perkuat Program Rumah Rakyat, Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun pada 2026
-
Lolos dari Jerat Majikan dan TPPO! Tangis Haru Pecah Saat Dua PMI Asal Banjar Tiba di Tanah Air
-
9 HP Murah Spek Gaming 2026: RAM 8GB, Memori Besar, Anti Ngelag Mulai Rp1 Jutaan