- Timnas Indonesia U-17 akan menghadapi Jepang pada laga penentuan Grup B Piala Asia U-17 di Jeddah, Selasa (12/5/2026).
- Skuad Garuda wajib meraih poin dari Jepang untuk menjaga peluang lolos ke perempat final serta mengamankan tiket Piala Dunia.
- Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto menuntut pemain menjaga disiplin dan kerja keras demi bangkit pasca kekalahan sebelumnya melawan tim Qatar.
Suara.com - Timnas Indonesia U-17 menghadapi laga krusial melawan Jepang pada penentuan Grup B Piala Asia U-17 2026. Skuad Garuda Asia wajib meraih poin untuk menjaga peluang lolos ke perempat final.
Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto menegaskan timnya tidak boleh bergantung pada hasil pertandingan lain.
Bangkit Usai Kekalahan dari Qatar
Kekalahan 0-2 dari Qatar pada Sabtu (9/5/2026) sempat memengaruhi kepercayaan diri pemain.
Namun, Kurniawan meminta tim segera bangkit dan fokus pada laga terakhir.
Ia terus menekankan pentingnya mental kuat dan kerja keras menghadapi Jepang.
“Keajaiban harus kita ciptakan, bukan ditunggu. Keajaiban diciptakan dengan kerja keras,” ujar Kurniawan.
Hormati Jepang, Tetap Percaya Diri
Jepang telah memastikan lolos ke fase berikutnya setelah meraih dua kemenangan. Meski demikian, Kurniawan menilai setiap tim tetap memiliki peluang.
Baca Juga: Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17, Mathew Baker Ungkap Terinspirasi Jay Idzes dan Justin Hubner
“Kami menghormati Jepang. Mereka tim kuat, namun segala sesuatu masih bisa terjadi,” katanya.
Fokus utama Indonesia adalah disiplin dan memanfaatkan setiap peluang di depan gawang.
Tiket Piala Dunia U-17
Selain target lolos dari fase grup, turnamen ini juga menjadi jalur menuju Piala Dunia U-17 2026. PSSI menargetkan tim tampil maksimal demi mengamankan tiket ke ajang dunia tersebut.
Laga pamungkas Indonesia U-17 melawan Jepang akan digelar Selasa (12/5/2026) di Jeddah, Arab Saudi. Nasib Garuda Asia akan ditentukan pada pertandingan tersebut.
Berita Terkait
-
Hitung-hitungan Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia U-17 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah
-
Timnas Indonesia U-17 Terjepit di Grup B Piala Asia 2026, Ini Skenario Lolos ke Perempat Final
-
Prediksi Timnas Indonesia U-17 vs Qatar: Peluang Emas Patahkan Rekor Buruk 40 Tahun Terakhir
-
Timnas Indonesia U-17 Bisa Segel Tiket ke Piala Dunia, Ini Hitung-hitungannya
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Jadwal Final Coppa Italia Inter vs Lazio: Misi Double Winner Nerazzurri
-
Tertampar Fakta! Maarten Paes Miris Lihat Realita Sepak Bola Akar Rumput Indonesia
-
Chelsea Diprediksi Kesulitan Lawan Manchester City di Final Piala FA
-
Cuma 9 Kali Starter, Ousmane Dembele Kembali Raih Pemain Terbaik Ligue 1
-
Mengapa Belum Ada Striker Arab Saudi Sekelas Sami Al-Jaber Jelang Putaran Final Piala Dunia 2026?
-
Profil Timnas RD Kongo: Macan Tutul yang Lolos Dramatis ke Piala Dunia Usai Penantian Panjang
-
Cedera Saat Lawan Persija, Musim Layvin Kurzawa Bersama Persib Dipastikan Berakhir
-
Hampir Terpeleset dalam Perburuan Gelar, Lefundes Puji Mental Baja Borneo FC
-
Persib Ditinggal Layvin Kurzawa Jelang Hadapi Dua Laga Krusial Penentu Juara
-
Ranieri Buka Peluang Tangani Timnas Italia, Opsi Duet dengan Allegri Menguat