/
Selasa, 28 Februari 2023 | 11:09 WIB
Dok. Tim gabungan Pusdalops BPBD Kabupaten Sumedang, bersama aparat dan warga tengah membersihkan material tanah longsor di jalur Sumedang-Subang, Senin (27/2/2023). (Pemkab Sumedang.)

SuaraSumedang.id - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Atang Sutarno mengatakan, longsor menutupi jalan Sumedang-Subang terjadi sekitar pukul 12.15 WIB, Senin (27/2/2023).

Oleh karena itu, tim Pusdalops BPBD Sumedang bersama TNI, Polri, Polhut, Satpol PP, dan warga gotong royong menyingkirkan material longsor di blok Binong Desa Wargaluyu, Kecamatan Tanjungmedar.

"BPBD bersama warga serta PU Bina Marga Provinsi serta aparat lainnya melakukan pembersihan material longsoran, dengan secara manual yang dimiliki oleh BPBD," kata Atang, dikutip dari laman Pemkab Sumedang, Selasa (28/2/2023).

Adapun, tanah longsor terjadi dipicu dengan tingginya curah hujan dalam kurun waktu yang cukup lama di wilayah tersebut.

Tebing yang longsor setinggi 15 meter, dan panjang 10 meter. Beruntungnya, tidak ada korban dalam peristiwa longsor tersebut.

Namun, material longsor berupa tanah dan akar pohon besar menutup sebagian badan jalan Sumedang-Subang itu.

"Kami juga memangkas akar-akar pohon agar tidak menjorok ke jalan, hingga tidak mengganggu pengguna jalan, dan masyarakat," katanya.

"Perlu disampaikan, bahwa jalan masih bisa dilalui oleh kendaraan roda 2, dan roda 4 dengan pengaturan buka tutup jalan," tambahnya.

Atang pun mengimbau kepada para pengguna jalan agar lebih berhati-hati, jika melintasi jalur tersebut, terlebih lagi saat sedang turun hujan.

Baca Juga: Jadwal Bola Malam Ini Live TV: Bristol City vs Man City, Juventus vs Torino

"Kita ketahui bersama bahwa jalur Sumedang-Subang ini rawan terjadi longsor. Jadi, masyarakat harus berhati-hati, terutama saat sedang hujan," kata Atang.(*)

Load More