- Kelme menugaskan tenaga ahli untuk mengawal produksi jersey Timnas Indonesia guna memperbaiki standar kualitas setelah muncul berbagai kritik.
- Investigasi Kelme menemukan bahwa kendala teknis mesin dan kesalahan manusia menyebabkan kerusakan nameset saat laga FIFA Series Maret.
- Kelme berkomitmen memperbaiki sistem kontrol kualitas serta melibatkan PSSI dalam pemantauan proses produksi untuk mengembalikan kepercayaan publik kembali.
Suara.com - Produsen apparel asal Spanyol, Kelme, mengerahkan tenaga ahli untuk mengawal proses produksi jersey Timnas Indonesia. Langkah ini diambil untuk memastikan standar kualitas setelah muncul kritik dari publik.
CEO Kelme Sports Indonesia, Kevin Wijaya, menyebut pendampingan teknis mencakup seluruh tahap produksi, mulai dari pemilihan bahan hingga finishing.
Evaluasi dan Permintaan Maaf Kelme
Masalah mencuat saat Timnas Indonesia menghadapi Saint Kitts and Nevis di ajang FIFA Series 2026, Maret lalu.
Dalam laga tersebut, nameset beberapa pemain terlepas. Nama Dony Tri Pamungkas dan Ole Romeny tampak tidak utuh saat pertandingan berlangsung.
“Kami akan menghadirkan tenaga ahli untuk mendampingi proses pengepresan nama, nomor, dan logo jersey,” ujar Kevin dalam Kelme Media Session di Jakarta, Rabu.
Kelme juga menyampaikan permintaan maaf atas insiden tersebut yang dinilai merusak kepercayaan publik.
Penyebab Teknis dan Human Error
Hasil investigasi internal menunjukkan masalah bukan pada kualitas lem, melainkan ketidakstabilan mesin pressing.
Baca Juga: Siapa Keanu Sanjaya? Pahlawan Timnas Indonesia U-17 yang Pernah Cicipi Latihan di Klub Spanyol
Selain itu, Kelme mengakui adanya human error dalam proses produksi. Padahal, perusahaan telah memiliki SOP ketat, termasuk standar pengepresan pada suhu 160 derajat Celsius selama 15 detik.
Kevin menjelaskan, jersey saat peluncuran memiliki kualitas baik karena diproduksi dengan mesin berbeda. Kendala muncul saat produksi massal untuk kebutuhan mendesak.
Perkuat Kolaborasi dengan PSSI
Ke depan, Kelme berkomitmen memperbaiki sistem quality control dan meningkatkan koordinasi dengan PSSI.
Perwakilan federasi akan dilibatkan untuk memantau dan memvalidasi proses produksi sebelum jersey digunakan pemain.
Langkah ini diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan publik sekaligus menjamin kenyamanan pemain di lapangan.
Berita Terkait
-
Kurniawan Ingatkan Timnas Indonesia U-17 untuk Rayakan Kemenangan Secukupnya
-
Timnas Indonesia U-17 Selamatkan Wajah ASEAN, Menang Dramatis di Piala Asia U-17 2026
-
Usai Timnas Indonesia U-17 Tundukkan China, Kurniawan Akui Tahu Cara Kalahkan Qatar
-
Kurniawan Ingatkan Timnas Indonesia U-17 Jangan Terbuai Usai Berhasil Mengalahkan China
-
Jelang Drawing Piala Asia 2027, Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Potensi Bahaya dari Pot 4
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta
-
Pastikan Hadir di Piala Dunia 2026, Iran Kirim Ultimatum ke AS: Jangan Hina IRGC!
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bung Ferry: Mauricio Souza Kecewa Berat
-
Persija Kembali Gagal Jadi Tuan Rumah vs Persib Bandung di Jakarta, Panpel Soroti Jadwal
-
Eduardo Camavinga Terancam Absen Bela Prancis di Piala Dunia 2026 Akibat Performa Buruk di Madrid
-
Beban Berat Mohamed Salah Memutus Rekor Buruk Tanpa Kemenangan Mesir di Piala Dunia
-
Blak-blakan Casemiro soal Nasib Neymar di Piala Dunia 2026