SuaraSuedang.id – Kehadiran versi modifikasi pihak ketiga dai WhatsApp Inc seperti GB WhatsApp Pro diklaim bisa ada kesan baru saat menggunakan.
GB WhatsApp Pro V17 menjadi salah satu dari sekian banyak versi Mod Apk yang kini menjadi incaran pengguna gadget.
Salah satu kelebihan yang ada dalam GB WhatsApp Pro ialah diklaim bisa mengirim pesan secara terjadwal.
Lain halnya saat menggunakan versi original, kalian tidak akan bisa mengirim pesan dengan di jadwal.
Bahkan saat menggunakan versi original memiliki kelemahan saat mengirim foto ada penyusutan kapasitas file.
Sedangkan menggunakan WA GB (GB WhatsApp) sama sekali file yang dikirim tidak mengalami penyusutan.
Ditambah dengan fitur yang cukup menjanjikan yang lainnya, tentu juga sulit ditemukan dalam versi original.
Yakni menawarkan jaminan privasi yang lebih banyak, dengan bisa setting hilangkan atau sembunyikan status online, sedang mengetik, merekam audio, hingga menghilangkan centang biru.
Kelebihak-kelebihan yang lainnya tentu masih ada, semisal membuat status video dan teks lebih panjang dan lama.
Baca Juga: Erick Thohir akan Kirim Timnas Indonesia U-20 TC Panjang ke Sebuah Negara Usai Piala Asia U-20 2023
Akan tetapi dibalik semua keunggulan penting juga mengetahui kekurangan dari aplikasi GB WhatsApp sebelum memutuskan untuk download.
Pertama aplikasi ini ilegal, dikembangkan oleh pihak ketiga tanpa adanya tanda tangan kerjasama.
Kedua ada ancaman yang cukup mengkhawatirkan dengan mudahnya data pribadi yang diretas, lantaran tidak ada jaminan keamanan 100 persen.
Oleh karena itu disarankan untuk download dan menggunakan versi resmi yang ada di Google Play Store maupun APP Store. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring