SuaraSumedang.Id - Anda mau sehat? Cobalah olahraga ringan selama 3 menit tiap setengah jam.
Pendapat itu merupakan hasil studi epidemiologi terbaru, berdasarkan penelitian yang cukup lama, dan hasil ujicoba terhadap puluhan orang.
Jika kita melakukan itu, tubuh akan sehat. Adapun olahraga ringannya antara lain menaiki tangga, menggerakan tangan dan berjalan.
Pergerakan seperti itu, kata studi, setidaknya bisa meningkatkan kontrol gula darah, menekan kolesterol dan diabetes tipe 2.
Disebutkan oleh nytimes.com, orang dewasa di Amerika Serikat biasanya duduk selama sekitar enam setengah jam sehari. Sebagian besar waktu nya tidak terganggu oleh berdiri, berjalan atau kegiatan lain.
Istilahnya, orang dewasa Amerika mengalami kelesuan postural yang membahayakan, terlebih di masa pandemi sekrang.
Namun diyakini, yang tidak banyak beraktifitas dan hanya duduk atau berbaring berjam-jam sambil bermain gadget, bukan hanya orang Amerika, tetapi juga kita di Indonesia.
Apa dampak dari banyak duduk itu? Menurut studi terbaru yang diterbitkan di The American Journal of Physiology: Endocrinology and Metabolism, duduk tanpa henti seperti itu akan menekan kesehatan metabolisme.
"Setiap jam bangun yang dihabiskan dalam posisi tidak bergerak (yaitu, duduk atau berbaring) meningkatkan risiko sindrom metabolik dan diabetes tipe 2." Demikian kata studi itu.
Ketika kita duduk, otot-otot di kaki yang merupakan terbesar di tubuh dan biasanya aktif dan lapar, hampir tidak berkontraksi. Mereka juga tidak melepaskan zat biokimia yang biasanya membantu memecah asam lemak dalam darah.
Makin lama kita duduk atau diam, kesehatan metabolisme kita akan rusak, dan berakibat buruk terhadap gula darah tinggi dan peningkatan kolesterol, bahkan pada orang yang tampaknya sebagian besar sehat.
Hal itu tentu harus diatasi.
Caranya ya itu tadi, dengan bergerak atau olahraga sekitar tiga menit tiap 30 menit. Di antaranya, dengan cara menaiki beberapa anak tangga, jongkok dan berdiri berulang-ulang, atau berjalan sedikitnya 15 langkah.
Bergerak selama tiga menit tiap setengah jam itu kemungkinan mewakili jumlah gerakan minimum yang diperlukan untuk melindungi kesehatan metabolisme.
Sementara 15 langkah dua kali satu jam mungkin merupakan awal yang baik. Lebih banyak langkah dalam kurun waktu itu, tentu saja lebih baik. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?