SuaraSumedang.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang memastikan akan segera menuntaskan permasalahan warga yang terdampak Jalan Tol Cisumdawu.
Adapun sejumlah warga yang terdampak tersebut berasal dari tiga desa, yakni Desa Sirnamulya, Desa Girimukti, dan Desa Mulyasari di Kecamatan Sumedang Utara.
Warga dari ketiga desa tersebut kembali menyampaikan aspirasi, dan permasalahannya terkait dampak pembangunan Jalan Tol Cisumdawu tersebut.
Seperti adanya kerusakan lahan sawah, kerusakan rumah warga yaitu retak-retak pada bangunannya, dan ada pula masalah ganti rugi lahan yang belum dibayar.
"Dari sekian banyak yang telah disampaikan, kami sudah kompilasi datanya, lalu kami pilah sesuai dengan bentuk dampaknya," kata Hilman, dikutip dari laman Pemkab Sumedang, Sabtu (18/3/2023).
Selanjutnya, ia menyebut bersama tim dari unsur Muspika, Babinsa, Babinkamtibmas, dan kepala desa akan melakukan verifikasi.
Data yang dikumpulkan dari tim, kata Hilman, nantinya akan menjadi bahan untuk dirapatkan oleh Forkopimda, yang rencananya dilakukan pekan depan.
"Ini sesuai arahan Pak Bupati (Ahmad Dony Munir). Minggu depan rapat khusus untuk membahas dampak jalan tol," katanya.
"Nanti pada rapat Forkopimda itu akan diputuskan penanganan dampak sesuai dengan jenis masalahnya. Apakah itu rumah terdampak, tanah terdampak," ucap Hilman.
Baca Juga: Jokowi 'Gandeng' Prabowo Kemana-mana, Kode Promosi Capres Baru?
"Apapun yang terdampak nanti akan diputuskan oleh Pak Bupati dengan yang lainnya," tambah dia.
Adapun penanganan dampak tol ini, kata Hilman, nantinya akan dilakukan bersama-sama antara Pemda Sumedang, Pemprov Jabar, termasuk PT. Citra Karya Jabar Tol, dan pelaksana pembangunan.
Diharapkan, minggu depan sudah ada kejelasan untuk penanganan dampak tol yang dirasakan oleh sejumlah warga tersebut.
"Baik dari pemerintah pusat itu berbuat apa, bentuknya apa, dari provinsi apa, dari kabupaten apa, termasuk juga dari pihak PT. CKJT serta pelaksana kegiatan di Seksi 2 ini," katanya.
"Jadi, semuanya akan diundang, akan dibahas bagaimana bentuk kontribusi untuk penyelesaian dampak di lapangan," sambungnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Coach Timo dan Jacksen F. Tiago Turun Gunung Cari Bakat Sepak Bola Putri di Women's Soccer Trilogy
-
Terjebak Rob Bertahun-tahun, Warga Kendal Dicarikan Tempat Tinggal Baru
-
Beda Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki, Jangan Sampai Keliru Memilihnya
-
Review Film Cocktail 2: Racikan Ego, Kesetiaan, dan Badai Asmara di Sisilia
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
7 HP 5G Murah Terbaik Juni 2026: Usung Chipset Kencang, Libas Game Berat
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
Concealer untuk Mata Panda Warna Apa? Ini Tips Memilih dan 5 Rekomendasinya
-
Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga