SuaraSumedang.id - Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, 17 anak pelajar di Kabupaten Bandung Barat diduga menggunakan tembakau sintetis.
Ia menyebut, 17 pelajar di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat tersebut yang positif menggunakan tembakau sintetis membeli barang terlarang dari media sosial.
Diduga mereka menggunakan tembakau sintetis tersebut secara bersama-sama di luar jam sekolah.
"Dengan cara membeli melalui akun media sosial Instagram, dengan harga Rp200 ribu," kata Ibrahim, Sabtu (18/3/2023).
Ia menerangkan, sebanyak 8 pelajar diamankan, yang berasal dari SMKN Pertanian Lembang, Minggu (12/3/2023), karena diduga telah menggunakan tembakau sintetis.
Setelah dilakukan pemeriksaan, lanjut Ibrahim, kemudian polisi kembali mengamankan 9 pelajar yang berasal dari sekolah yang berbeda, yaitu SMAN 1 Lembang.
"Setelah dilakukan interogasi, yang bersangkutan merupakan pelajar aktif kelas 10 sampai dengan kelas 12," katanya.
Karena 17 pelajar itu termasuk ke dalam kategori penyalahgunaan, menurutnya mereka dirujuk untuk direhabilitasi di fasilitas swasta.
Menurut Ibrahim, rehabilitasi itu pun dilakukan setelah berkoordinasi dengan para orang tua siswa dan pihak sekolah.
Baca Juga: Onitsuka Tiger Membuka Toko Pertama di Yogyakarta, Ada Koleksi Baru yang Terlalu Sayang Dilewatkan
"Penyidik memanggil orang tua mereka, dan pihak sekolah dengan maksud tujuan untuk diketahui yang telah diperbuat oleh ke-17 pelajar tersebut," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Satuan Reserse Narkoba Polres Cimahi mengamankan 38 orang yang diduga terlibat kasus penyalahgunaan narkotika jenis tembakau sintetis.
Dari 38 itu, terdapat 17 orang di antaranya merupakan pelajar dari tingkat SMA.
Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Cimahi, AKP Kusmawan mengatakan, pengungkapan itu diawali dari adanya laporan masyarakat terkait peredaran tembakau sintetis di wilaya Kabupaten Bandung Barat.
"Ketika pelajar diamankan itu, kita segera menghubungi orang tua dan pihak sekolah untuk selanjutnya dimintai pertanggungjawaban, kan ini di bawah umur," ucap Kusmawan. (*/ANTARA)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
'Mau Abang Culik?', Bocoran Chat Oknum Kader HMI yang Dikaitkan dengan Dugaan Pelecehan
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Abdul Wahid Disidang, Publik Singgung Dinamika Politik Senggol SF Hariyanto
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak
-
Cek Fakta: Benarkah Serangan Iran Hancurkan Kilang Israel? Ini Faktanya
-
Bukan Sekadar Menang, Ini Janji John Herdman untuk Gaya Main Timnas Indonesia
-
Pesugihan Memang Nyata! Kisah Horor 'Aku Harus Mati' Bongkar Teror di Panti Asuhan
-
Dari UMKM Daerah ke Pasar Jakarta, Produk Binaan PTBA Buktikan Daya Saingnya
-
Misi Terselubung Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Manggala Agni Sudah Padamkan Ratusan Hektare Karhutla di Riau