SuaraSumedang.id - Drawing Piala Dunia U-20 akan digelar pada tanggal 31 Maret besok, namun Drawing tersebut dtelah dibatalkan oleh FIFA.
Berikut kami rangkum kronologi pembatalan Drawing Piala Dunis U-20 di Indonesia:
1. Perjuangan Sulit Israel untuk Lolos ke Piala Dunia U-20
Tim Israil yang biasa disebut tim Blue and White menang di dua pertandingan pertama. Waktu itu ia berhasil mengimbangkan skor dengan Serbia yaitu 2 sama dan mengalahkan Austria 4 -2.
Kemudian mereka kalah di pertandingan akhir dengan Inggris, tim Israil kalah dengan skor tipis 0-1. Hasil tersebut sudah cukup mengantarkan Israil untuk lolos ke partai semi final.
Melalui kanal Youtube Cetakgol IDN, dijelaskan alasan Israil berhasil ikiut berlaga di Piala Dunia U-20.
“Meskipun sudah memastikan satu tiket, Israel masih harus berhadapan dengan Prancis. Hebatnya squad Blue and White ini berhasil menang dengan skor 1-2. Lalu mereka harus menghadapi Inggris di semi final, mereka kalah dengan skor 3-1. Dengan skor itu tim Israil menjadi runner up”
2. Tiba-tiba Menolak Israel
Israel sudah dipastikan lolos sejak Juni 2022, tiba-tiba ditentang pada bulan Maret 2023 ini. Padahal Piala Dunia akan digelar dua bulan lagi. Kelolosan tim Israel ke Piala Dunia menimbulkan perdebatan dikarenakan Israel dianggap sebagai Negara penjajah Palestina.
Baca Juga: Cek Fakta, Mobil Puan Dihajar Massa Usai Buka Puasa ?
Selain itu Indonesia tidak menjalin hubungan diplomatik dengan Israel dan Indonesia mendukung kemerdekaan Palestina. Awalnya hal itu tidak dipermasalahkan, Erick Thohir sebagai ketua PSSII tidak mempermasalahkan itu karena menurutnya urusan olahraga dan politik harus dipisahkan.
“Pemikiran Erick Thohir itu tidak sejalan dengan sejumlah masyarakat dan sejumlah pejabat tanah air. Beberapa pejabat publik telah menolak kedatangan tim Israel, seperti Gubernur Bali I Wayan Koster dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Di sisi lain Kedutaan Palestina Zuhair Al Shun tidak mempermasalahkan hal tersebut”
3. Atlit Israel Pernah Main di Indonesia
Penolakan tim sepak bola Israel dinilai menjadi hal janggal. Hal ini dikarenakan sebelumnya beberapa atlit Israel dengan bebas bertanding di Indonesia sejak 2015 walaupun mengalami beberapa kendala.
4. Drawing Piala Dunia U-20 Dibatalkan
Indonesia dijadwalkan menggelar Drawing Piala Dunia U-20 pada tanggal 31 Maret ini. Drawing Piala Dunia U-20 dibatalkan setelah anggota exco PSSI mendapatkan surat resmi dari FIFA.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik
-
Dulu Rusak Akibat PETI, Sungai di Tebo Kini Jadi Tempat Anak Muda Menanam Kehidupan
-
Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah Pasca Libur Panjang
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo