SuaraSumedang.id – Akhirnya Rafael Alun Trisambodo akhirnya mengakui jika putranya Mario Dandy sosok anak yang susah diajak berkomunikasi.
Dalam sebuah video yang beredar, nampak Rafael Alun menyampaikan sifat buruk anaknya Mario Dandy sembari bercucuran air mata.
Seperti yang telah diketahui, saat ini kehidupan Rafael Alun dan keluarga tengah hancur lantaran ulah Mario Dandy putranya sendiri.
Buntut penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy terhadap David, viral hingga menguak tabir kehidupan keluarga Rafael Alun.
Mulai dari sang ayah yang dipecat sebagai pejabat pajak dan kini beredar kabar jika Rafael Alun dinyatakan sebagai tersangka oleh KPK atas kasus pencucian uang.
Kini publik melihat Rafael Alun bongkar-bongkar sifat Mario Dandy yang sangat susah untuk diajak komunikasi.
Saat bercerita dirinya mengaku jika sang putra sulit diajak komunikasi sembari menangis, kemudian terlepas dari semua itu, sebagai orang tua tentu berharap yang terbaik bagi putranya Mario Dandy.
Bahkan ia juga menuturkan jika tidak akan merasa putus asa untuk mendidik buah hatinya agar menjadi manusia yang baik dan juga meraih cita-citanya.
Nampak ada beberapa netizen yang memberikan komentar atas ungghan video tersebut.
Baca Juga: Jangan Contoh Film Porno! Ini 5 Risiko Berhubungan Seks Sambil Mandi
“Gapapa pak biar dia belajar tentang kehidupan, bahwa uang bukan segalanya,” tulis salah satu seorang warganet menanggapi video Rafael Alun yang menangis mengakui sifat buruk anaknya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Menelusuri Fantasi Berlatar Bugis-Makassar Yang Memukau Dalam Barichalla
-
Lapangan Padel Mulai Menjamur di Pekanbaru, Jadi Sport Tourism?
-
Mengenang Perjuangan Penyintas Tsunami Aceh dalam Hafalan Shalat Delisa
-
Dari Novel ke Film: The Housemaid Sebuah Thriller Psikologis yang Mencekam
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Ratchaburi vs Persib, Bojan Hodak Akui Ngeri
-
Geledah KPP Madya Banjarmasin dan Kantor PT BKB, KPK Amankan Dokumen Restitusi
-
Profil Carla Yules, Miss Indonesia Jadi Finalis Program 'Bake Your Dream'
-
Dunning-Kruger Effect: Kenapa yang Inkompeten Justru Paling Percaya Diri?