SUARASUMEDANG - Gila, isu hoaks yang teridentifikasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pada triwulan pertama 2023, ternyata mencapai 425.
Jumlah sebanyak itu meningkat sekira 10 persen dari triwulan pertama tahun 2022 yang hanya sekira 393 isu hoaks.
Demikian siaran pers Kominfo yang dikutip SuaraSumedang Jumat 7 April 2023.
"Selama triwulan pertama tahun 2023, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah mengidentifikasi sebanyak 425 isu hoaks yang beredar di website dan platform digital," tulis laman Kominfo tersebut.
Setelah dibandingkan dengan data sebelumnya, diketahui, bahwa isu hoaks yang teridentifikasi tersebut, lebih tinggi dari triwulan pertama tahun 2022 yang hanya sekira 393 isu hoaks.
Isu hoaks yang diidentifikasi selama tiwulan pertama 2023 itu, rinciannya 143 (bulan Januari), 117 (Februari) dan 161 (Maret).
Adapun yang melakukan identifikasi adalah Tim AIS Ditjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo.
Tim AIS dibentuk pada Januari 2018 untuk melakukan pengaisan, identifikasi verifikasi dan validasi terhadap seluruh konten hoaks yang beredar ruang digital, yang didukung oleh mesin AIS yang bekerja 24 jam, 7 hari seminggu tanpa henti.
"Total sejak bulan Agustus 2018 sampai dengan 31 Maret 2023, Tim AIS Kementerian Kominfo sebanyak 11.357 isu hoaks," demikian siaran pers Kominfo.
Baca Juga: Saat Bersama Desta, Wika Salim Pengen Sama Kamu, Partner Host Vincent Langsung Lupa Punya Istri?
Tetapi tidak dijelaskan tindak lanjut Kominfo terhadap pembuat isu hoaks yang beredar di website dan platform digital tersebut. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga