SUARA SUMEDANG - Menko Polhukam Mahfud MD dalam kesempatan menjadi tamu dalam bincang bersama Helmy Yahya, mengungkapkan alasan dirinya menyebut ada perbedaan korupsi di Indonesia saat sekarang dengan masa lalu.
Mahfud MD juga mengatakan bahwa korupsi yang terjadi saat ini, bahkan lebih parah dibandingkan dengan korupsi era kepemimpinan Presiden RI ke-2 Soeharto atau zaman orde baru.
"Menurut saya lebih parah, lebih parah dari zaman orde baru," ujar Mahfud MD seperti dikutip dari Helmy Yahya Bicara pada Senin (17/4/2023).
Menurutnya perbedaan mencolok korupsi yang terjadi saat ini ada pada penetapan anggaran.
"Karena gini, sekarang itu korupsi sudah dipesan sebelum ada anggaran. Kalau zaman Pak Harto gak ada," kata Mahfud MD.
Menurut Mahfud MD, pada masa Pak Harto korupsi terjadi setelah anggaran ditetapkan, baru terjadi korupsi proyek.
"Anggaran ditetapkan APBN oleh Pak Harto, DPR setuju, baru di tingkat implementasi tuh ada korupsi proyek, itu pun diatur secara korporatif. DPR waktu itu gak ada korupsi, kehakiman sedikit sekali korupsi," tutur Mahfud MD.
Hal itu menurutnya berbeda dengan apa yang terjadi saat ini, korupsi menjamur terjadi baik di pusat hingga daerah.
"Tapi sekarang kan di mana-mana, pusat, daerah, DPR, kehakiman, dan sebagainya di setiap kantor pemerintah. Itu bukan korupsi insidental, korupsi yang sistemik," ujar Mahfud MD.(*)
Baca Juga: Tidak Takut Datangi DPR, Mahfud MD: Saya Percaya Tuhan
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jadwal Imsak Yogyakarta 27 Februari 2026, Cek Tips Sahur agar Kuat Puasa
-
4 Lipstik Viva yang Bikin Bibir On Point Tanpa Boros, Paling Mahal Cuma Rp 34 Ribuan!
-
56,3 Juta Pengguna QRIS, Indonesia Jadi Target Ekspansi AI Perbankan
-
Keren di Instagram, Ilegal di Mata Hukum: Sisi Gelap Bisnis Padel Ibu Kota
-
Danantara Pertimbangkan Garuda Indonesia Cicil Beli 50 Pesawat Boeing
-
Jadwal Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Kamis 26 Februari 2026
-
Polemik Mobil Dinas Rp8,5 Miliar, Unggahan Istri Gubernur Kaltim Singgung Kedengkian
-
5 Rekomendasi Parfum Wanita Aroma Elegan untuk Buka Bersama
-
Hasil Tes Urine Sopir Calya Ugal-ugalan Bersih Zat Adiktif, Tapi Ditemukan Benda Ini di Mobil
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa