- Gubernur Jakarta Pramono Anung mengapresiasi kontribusi signifikan warga perantau asal Jawa Tengah terhadap pembangunan kota Jakarta.
- Pemprov DKI Jakarta berkomitmen memperkuat sinergi dengan Paguyuban Jawa Tengah guna menjaga nilai kerukunan dan toleransi di ibu kota.
- Acara Halalbihalal di Jakarta Timur tersebut juga diisi dengan aksi kepedulian sosial berupa pemberian santunan bagi seratus anak yatim.
Suara.com - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memberikan apresiasi bagi komunitas perantau asal Jawa Tengah yang bermukim di ibu kota. Dalam momentum Halalbihalal Paguyuban Jawa Tengah (PJT) 2026, Pramono menyebut warga Jateng bukan sekadar pendatang, melainkan "mesin" penting bagi kemajuan Jakarta.
Pramono mencatat, besarnya populasi warga Jawa Tengah di Jabodetabek secara langsung telah memberikan suntikan energi luar biasa bagi pembangunan kota, terutama dalam ambisi Jakarta bertransformasi menjadi kota global.
“Masyarakat Jawa Tengah yang berada di Jakarta maupun Jabodetabek jumlahnya cukup besar dan telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pembangunan serta perkembangan Jakarta, terutama dalam menuju kota global ke depan,” ujar Pramono di Kantor Walikota Jakarta Timur, Minggu (12/4/2026).
Mengusung tema “Bersama dalam Kebersamaan, Harmonis Sepanjang Masa”, acara ini menjadi ajang penguat silaturahmi sekaligus refleksi bagi warga perantauan. Pramono mengaku terkesan dengan semangat kekeluargaan yang tetap terjaga meski jauh dari kampung halaman.
Ia pun memberikan sentuhan personal pada tagline ikonik warga Jateng sebagai doa bagi kemajuan Jakarta ke depan.
“Saya bersyukur dapat hadir dalam kegiatan ini. Tagline yang diusung juga sangat berkesan, yaitu ‘Guyub Gayeng Salawase’, dan saya tambahkan menjadi ‘migunani’, yang berarti bermanfaat. Harapannya, kebersamaan ini benar-benar memberi manfaat bagi Jakarta,” tuturnya.
Sinergi Pemprov dengan Komunitas Perantau
Pramono menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak akan berjalan sendiri.
Sinergi dengan komunitas seperti PJT akan terus diperkuat guna menjaga fondasi kerukunan dan toleransi di tengah keberagaman warga Jakarta. Nilai-nilai inilah yang dianggapnya sebagai syarat mutlak Jakarta menjadi kota yang inklusif dan layak huni.
Baca Juga: Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas
Acara Halalbihalal ini kian istimewa dengan kehadiran sejumlah tokoh nasional dan daerah. Terlihat Dewan Kehormatan PJT Wiranto, hingga Gubernur DKI periode 1997–2007, Sutiyoso atau Bang Yos, yang turut memeriahkan suasana.
Tak sekadar kumpul bareng, momentum ini juga diisi dengan aksi nyata kepedulian sosial. Sebanyak 100 anak yatim menerima santunan hasil kolaborasi PJT dengan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih dan Baznas.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi, Dalami Kasus Dugaan Suap di Muara Enim
-
Kuntadi Masuk Bursa Jampidsus usai Febrie Adriansyah Mundur, Kejagung Belum Tahu?
-
Benarkah E-Voting untuk Pemilu Rawan Manipulasi? Pakar IT Ungkap Keunggulan Kertas Suara Manual
-
Sapa Jaksa Agung 'Kakak Asuh', Kapolri Dikritik: Sejak Kapan Jadi Subordinat?
-
Rumor Kuntadi Jadi Jampidsus Mencuat, Jaksa Agung Beri Respons Singkat
-
Tak Percaya Polri dan Kejagung, SEMA UGM Desak KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Disimpan Dalam Koper President! Don Ritto Tak Berani Ungkap Pengusaha Pemilik Duit di Cafe de'Clan
-
MBG Jalan Lagi Meski Ada Kasus Korupsi, Akademisi Minta Tata Kelola Dibenahi
-
Roy Suryo Gugat Pasal Peretasan di Praperadilan, Tim Hukum Uji Bukti Lewat Komputer Pengadilan
-
Ledakan di MAN 3 Padang, Densus 88 Sebut Pelaku Terinspirasi Kasus Bom SMAN 72 Jakarta