SUARASUMEDANG - Berikut ini sinopsis Preman Pensiun 8 edisi pamungkas yang akan tayang Kamis 21 April 2023 pas dini hari nanti.
Seperti diulas dalam sinopsis Preman Pensiun episodo sebelumnya, Roy akhirnya sepakat dengan tawaran Didu, bagi-bagi tempat parkir.
Itu dilakukan Didu, semata-mata untuk menghindari perseteruan antara petugas parkir dan pengutip iuran kaki lima seperti yang terjadi selama ini.
Didu menyebut parkiran Pasar dan Terminal tetap dikuasai kelompoknya, sedangkan parkir di jalanan dan uang japrem kaki lima dikuasai oleh Roy.
Roy sepakat dengan tawaran Didu tersebut.
Dengan kesepakatan tersebut, maka perseteruan yang selama ini terjadi, untuk sementara tidak akan terjadi lagi.
Sayangnya, dengan kesepakatan tersebut, Didu, Ibing dan yang lainnya harus kehilangan pekerjaannya.
Sementara itu, Roy yang berusaha menghindari Bang Edi, akhirnya memutuskan untuk pergi ke Jakarta.
Kepada Safira, pacarnya, Roy beralasan, jika ia tidak pergi ke Jakarta, akan sulit untuk menghindari Bang Edi.
Baca Juga: Konflik Militer Sudan: Seorang WNI Kena Pantulan Peluru Nyasar, Ada Luka Gores di Pinggang
Sebelumnya Safira berharap Roy menjauh dari Bang Edi karena bisnis yang dijalankan pamannya, termasuk premanisme.
Roy rupanya memahami jalan pikiran Safira.
Di tempat lain, ketika Didu dan Roy mencapai kesepakatan damai, ternyata muncul copet lagi.
Adanya copet itu membuat Murad memberi hadiah pukulan ke keponakannya, Taslim.
Menurut informasi, Preman Pensiun 8 pas sahur nanti, merupakan edisi terakhir di bulan Ramadhan. Tetapi benarkah? (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Nyaman untuk Persiapan Olahraga Libur Lebaran
-
Jokowi Bakal Main Film Kolosal Dayak? Panglima Jilah Sebut Jadi Pemeran Utama
-
Operasi Pasar Murah Pontianak 2026, 6.000 Paket Sembako Dijual Jelang Idul Adha
-
Kalimantan Barat Jadi Penyumbang Titik Panas Terbesar, Karhutla Dikhawatirkan Meluas
-
8 Fakta Kasus Ahmad Bahar dan GRIB Jaya, dari Dugaan Penyanderaan hingga Berujung Damai
-
Pria di Bulukumba Sewa PSK Pakai Uang Hasil Mencuri Sapi
-
PTBA Bangkitkan UMKM Sawahlunto di Hari Kebangkitan Nasional, Pelaku Usaha Lokal Naik Kelas
-
Mengapa Berita Perubahan Iklim di Indonesia Masih Dangkal? Ini Temuan Mengejutkan AIC
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray
-
Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel