SUARA SUMEDANG - Heboh isi chat whatsapp Aditya Hasibuan dengan Ken Admiral tersebar di media sosial, diduga awal mula permasalahan mereka berdua berkaitan dengan sosok wanita yang bernama Pira.
Viral, video anak polisi aniaya mahasiswa disaksikan langsung oleh sang Ayah yang merupakan anggota Polda Sumatera Utara.
Kini beredar isi chat Aditya Hasibuan dengan Ken Admiral. Dilansir dari unggahan video TikTok @sukakelen4, percakapan Aditya Hasibuan dengan Ken Admiral selaku korban terbongkar.
Percakapan awal dimulai dari Ken Admiral yang memberitahu jika dirinya lusa akan ke Medan, dan bertanya kepada Aditya Hasibuan, kapan bisa berjumpa.
Lantas, Aditya Hasibuan bertanya ada cerita apa sampai Ken Admiral mau bertemu dengan dirinya.
Ken singgung soal Pira, serta bertanya kenapa dirinya kenapa sampai di 'hide'.
"kok bisa sama pira semalam" tanya Ken Admiral.
"salah org ya la ya berarti" jawab Aditya Hasibuan.
Jika melihat isi dari percakapan Ken Admiral dan Aditya Hasibuan, permasalahan mereka berdua ada kaitannya dengan seorang perempuan bernama "Pira".
Baca Juga: Profil Daniel Radcliffe, Bintang Harry Potter yang Baru Dikaruniai Anak Pertama
Diduga Pira adalah pacar Ken Admiral, lalu si perempuan tersebut kepergok tengah jalan berdua dengan Aditya Hasibuan.
Ken Admiral menantang Aditya Hasibuan untuk bertemu, lantas mengatai anak polisi itu bencong di chat tersebut.
Video chat selengkapnya, simak di bawah ini. (*)
Berita Terkait
-
Rekening AKBP Achiruddin Hasibuan Diblokir PPATK, Nilainya Puluhan Miliar
-
Profil Selebgram Dinda Safay, Kakak Korban Penganiayaan Anak AKBP Achiruddin
-
Beda Kasus Mario Dandy vs Aditya Hasibuan: Penganiayaan yang Bikin Malu Instansi
-
Temuan Polisi saat Geledah Rumah AKBP Achiruddin: Ada Kotak Air Soft Gun, CCTV Rusak
-
Sikap Perwira Polda Sumut saat Anaknya Aniaya Mahasiswa: Cuma Nonton, Ajak Makan Nasi Goreng
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas
-
Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri
-
Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal
-
Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern
-
Hair Dryer vs Air-Dry: Cara Mana yang Lebih Aman untuk Rambut?
-
Cerita Siswa MA Pejompongan Dianiaya Kelompok Ngaku Intel, Dipukul Pakai Besi di Depan Rumah
-
Lebih Murah! Yamaha R2 Resmi Mengaspal, Usung Mesin DOHC: Intip Bedanya dengan R15
-
Anak Penerima Pekerja Upah Masih Ditanggung JKN, Begini Syaratnya
-
Polisi Disebut Berhasil Tangkal 'Angsa Hitam' di Demo 27 Agustus, Begini Analisanya
-
Muktamar NU di Jombang Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Pesantren