SUARA SUMEDANG - Beredar kabar PPP secara resmi beri dukungan pada Anies Baswedan di Pilpres 2024 dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengkomandoi penolakan Ganjar Pranowo.
Kabar ini mengejutkan, lantaran belum lama ini PPP telah sempat mendukung Ganjar Pranowo pada Pemilu tahun depan.
Selain itu selama ini Jokowi termasuk turut menghadiri pengumuman Ganjar Pranowo sebagai kader Partai PDIP yang ditingkatkan tugasnya sebagai bakal calon presiden 2024.
Kabar mengejutkan itu seperti pada sebuah unggahan akun YouTube Jejak Politik pada Senin (1/5/2023), tampak sampul video menunjukkan Anies Baswedan sedang diberikan sorban hijau berlambang PPP.
Selain itu terdapat narasi teks 'BREAKING NEWS: PPP RESMI DUKUNG ANIES' serta 'LIVE: RIBUAN KADER PPP TOLAK GANJAR PRANOWO ATAS KOMANDO JOKOWI'.
Sementara unggahan itu diberi judul 'LAGI LAGI ANIES MENANG 2 PUTARAN!! PDIP SEMAKIN TUMBANG RIBUAN KADER KIB NYATAKAN DUKUNG ANIES'.
Lantas benarkah PPP telah mendukung Anies Baswedan dan melupakan begitu saja kerjasamanya dengan PDIP dalam mendukung Ganjar di Pilpres 2024?
Setelah ditelusuri, isi dalam video berdurasi 8 menit itu, tidak ada pernyataan resmi bahwa PPP mendukung secara resmi Anies Baswedan pada Pilpres 2024.
Baca Juga: 4 Zodiak yang Bersemangat Mencari Jodoh dalam Setiap Relasi, Leo Terdepan!
Isi dalam video di antaranya menunjukkan tanggapan Ketum PAN Zulkifli Hasan terkait PPP yang telah mendukung Ganjar Pranowo dan soal nasib Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).
Sementara itu terkait cover, foto yang Anies Baswedan yang digunakan pada sampul merupakan foto lawas tahun 2022.
Saat itu Anies Baswedan hadir dalam Hari Kelahiran PPP ke-49 yang digelar PPP DKI Jakarta.
Saat itu Anies mendapatkan sorban hijau berlambang ka'bah, sebagai apresiasi dukungan PPP terhadap sosok kepala daerah seperti Anies saat itu yang berjuang dalam melaksanakan tugasnya.
KESIMPULAN
Setelah menelusuri informasi yang ada hingga kini, PPP hingga saat ini masih dalam posisi mendukung Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden 2024.
Bahkan pada Minggu (30/4/2023), PDIP dan PPP melakukan pertemuan kerja sama yang menunjukkan sikap politik kedua partai dalam mendukung Ganjar.
Karena itu berdasarkan analisis yang dilakukan pada judul, teks dan narasi pada video tersebut, kabar soal PPP secara resmi mendukung Anies Baswedan tidak benar adanya.
Terlebih soal Presiden Jokowi mengomandoi penolakan terhadap Ganjar Pranowo.
Sebab itu dalam kesimpulan, dapat dikatakan bahwa berita PPP resmi dukung Anies dan Jokowi komandoi penolakan Ganjar merupakan berita Hoax/Palsu serta dapat menyesatkan.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional