SUARA SUMEDANG - Di tengah momen Hari Jadi ke-455 Sumedang, Bupati Dony Ahmad Munir menyampaikan permohonan maaf kepada segenap masyarakat di wilayahnya.
Hal tersebut, menyusul Bupati Dony mengakui, selama memimpin Kabupaten Sumedang bersama Wakil Bupati, Erwan Setiawan masih banyak kekurangan, kelemahan, bahkan kekhilafan.
"Dari lubuk hati yang paling dalam, saya sampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan kami selama ini, yang masih belum maksimal, dan jauh dari sempurna, terutama di akhir masa jabatan saya bersama Pak Wagub," kata Dony.
"Hari Jadi Sumedang tahun ini akan menjadi refleksi, dan evaluasi agar kerja, dan kinerja kami lebih optimal menjelang garis finish," tambah Bupati Sumedang.
Kendati demikian, kata Dony, di tengah segala keterbatasan tersebut, Sumedang pun mampu melakukan berbagai capaian pembangunan, inovasi, bahkan sampai mengukir prestasi.
"Tercatat telah Kabupaten Sumedang sudah menerima 117 penghargaan di tingkat 68 nasional, 50 di tingkat provinsi," katanya.
"Sehingga, prestasi ini merupakan hasil kerja sama semua komponen daerah, yang telah mengantarkan Kabupaten Sumedang sebagai yang terdepan di Jawa Barat," sambungnya.
Selain itu, lanjut Dony, indeks pembangunan manusia (IPM) juga telah meningkat di tahun 2022 sebanyak 72,69 poin atau kelima tercepat di Jawa Barat.
Kemudian, angka kemiskinan tahun 2022 juga menunjukkan penurunan dari sebelumnya 10,71 persen pada tahun 2021, tahun 2022 menjadi 10,41 persen.
Sedangkan, angka pengangguran terbuka juga turun dari 9 persen ke 7,72 persen di Kabupaten Sumedang.
"Saya ucapkan terimakasih kepada semua komponen masyarakat, aparat Pemda, TNI-Polri, DPRD, serta stakeholder atas kerja keras, dan kerja samanya dalam membangun Sumedang Simpati," katanya.
"Mudah-mudahan apa yang telah dicurahkan, dan didedikasikan dibalas oleh Allah SWT dengan pahala yang berlipat ganda, sehingga apa yang telah ditetapkan dalam visi Sumedang Simpati terwujud," ucap Dony.
"Dan yang terpenting, bermuara pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat (di Kabupaten Sumedang)," tutupnya. (*/Pemkab Sumedang)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!
-
Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker
-
Iran Merasa Dianaktirikan di Piala Dunia 2026, Amir Ghalenoei Lontarkan Sindiran
-
iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset
-
5 Filter Air untuk Sumur Berkapur dan Berpasir, Solusi Air Rumahan yang Keruh
-
Finukhu: Tradisi Pangan, Alam, dan Pengetahuan yang Terbungkus Daun Fotefea dari Sentani
-
Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di Mana? Pemilik TV Lama Tak Perlu Khawatir
-
Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran
-
Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?
-
Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar