SUARASUMEDANG - Bermain imbang 1-1 di Fruli lawan Udinese pada pertandingan terakhir babak ke-33, Napoli akhirnya dinobatkan sebagai juara Serie A.
Napoli, sebenarnya masih punya lima pertandingan sisa yang harus dijalani. Namun hasilnya tidak akan berpengaruh lagi bagi Napoli.
Napoli tetap sebagai juara Serie A setelah menunggu selama 33 tahun.
Dengan hasil imbang di Friuli pada 4 Mei Napoli berhasil mengumpulkan 80 poin, 16 poin lebih banyak dari tempat kedua Lazio setelah 33 putaran.
Pasukan pelatih Luciano Spalletti dengan demikian memenangkan kejuaraan lebih awal tanpa harus mengkhawatirkan hasil dari lima putaran tersisa.
Keberhasilan ini merupakan yang ketiga kali bagi Napoli menjadi juara Seria A. Tetapi ini adalah pertama kalinya dalam 33 tahun sejak generasi Diego Maradona, Careca, Ciro Ferrera, Gianfranco Zola naik tahta pada tahun 1990.
Setelah 33 tahun dengan 12.058 hari, kejuaraan Serie A baru kembali ke kota terbesar di Italia Selatan.
Ini adalah interval terpanjang antara dua mahkota dalam sejarah Serie A, hanya di belakang AS Roma dengan 41 tahun ketika mereka menang pada tahun 1942 dan 1983.
Dikutip dari Football Italy, di Stadion Friuli kemarin, Napoli sebenarnya nyaris gagal menjadi juara lebih cepat karena Udinese unggul sejak menit ke-13.
Untungnya, Napoli bangkit dengan kuat untuk menciptakan permainan yang berat sebelah.
Momen bersejarah pun datang pada menit ke-52, ketika sepakan kaki kanan Osimhen membentur atap gawang tuan rumah.
Berkat itu, Osimhen memecahkan rekor Samuel Eto'o (21 gol) menjadi pemain Afrika yang mencetak gol terbanyak dalam satu musim liga Italia dengan 22 gol.
Gol penyeimbang ini juga membantu Napoli memiliki poin yang cukup untuk dimahkotai lima putaran lebih awal.
Menurut Football Italy, Napoli didukung setidaknya 14.000 fans di Friuli, sementara 50.000 orang lainnya memadati stadion Maradona untuk menonton pertandingan bersama di layar lebar.
Setelah wasit Rosario Abisso meniup peluit akhir, ratusan fans tumpah ruah ke lapangan untuk merayakan bersama guru dan siswa Luciano Spalletti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kans Angkat Trofi Tersisa 1 Persen, Misi Persija Kini Gagalkan Persib Juara Super League
-
Minuman Berkafein Bukan Solusi Utama Atasi Kelelahan, Ini Cara Tepat Menjaga Energi Tubuh
-
Satire di Balik Tawa: Membaca Indonesia Lewat Buku Esai Lupa Endonesa
-
Kebiasaan Scrolling Media Sosial: Mengapa Anak Muda Jadi Mudah Insecure?
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA Klaim Hindari Calo Ilegal
-
Berjudul The One Piece, Anime Versi Remake Akan Tayang 2027 di Netflix
-
3 Mobil Bekas Punya Ground Clearance Tinggi, Suspensi Nyaman di Segala Medan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Purbaya Tak Berhentikan Posisi Dirjen Bea Cukai Usai Namanya Terseret Dakwaan Suap KPK