/
Selasa, 16 Mei 2023 | 19:19 WIB
Potret Paul ketika wawancara di lokasi dinasnya, yang sudah ditempatkan lebih dari 16 tahun (Tangkapan layar twitter @cordova_media)

Suara Sumedang - Tidak sedikit menganggap Islam sebagai Agama yang radikal, terindikasi dengan terorisme, hingga tak jarang juga adanya perbedaan pandangan didalamnya. 

Berbeda yang di temukan oleh seorang Polisi Inggris bernama Paul. Beliau bersyahadat pada Januari 2023 kemarin, setelah melihat keindahan-keindahan dari kebiasaan para penganut Islam di Inggris sana.


Paul adalah seorang pria yang berprofesi sebagai polisi di negaranya. Pengabdian Paul sudah lebih dari 24tahun. Tidak kurang dari 16 tahun, Polisi ini ditempatkan di salah satu area di Inggris. Yang akhirnya merubah penilaian Paul tentang Islam.


Selama 16 tahun itu, Paul telah banyak memperhatikan kebiasaan sehari-hari umat Muslim di wilayahnya bekerja.


Alasan yang memperkuat Paul bersyahadat, ia ceritakan karena kesulitannya bernafas saat bangun dari tidurnya. Nyatanya bukan kesulitan nafas biasa, pada kejadian tersebut ada yang mengatakan "putarlah ayat Al-Qur'an", jelas Paul kepada awak @cordova_media. 


Tak berselang lama, Paul pun segera memutar salah satu ayat Al-Qur'an melalui tabletnya. Seketika itu setelah mendengarkan kata "bismillahirrahmanirrahim", ia pun mengaku bisa kembali bernafas lega.


Alasan lainnya Paul ingin memeluk Islam, ketika ia menjabat sebagai Polisi, sang mualaf Inggris tersebut menilai bahwa Islam merupakan Agama yang indah, banyak orang yang penyayang dan kebiasaan mereka sehari-hari yang membuat tentram. 


Hal utama yang membedakan Islam menurut Paul di bandingkan agama lainnya adalah komitmen dan gaya hidup Islam, yakni shalat 5 waktu.


Paul pun bahkan dengan merasa bangga berhasil membaca Al-Qur'an 2 kali dalam 4 bulan setelah ia masuk islam. 

Baca Juga: Vokalis Coldplay Chris Martin Sering Kibarkan Bendera Pelangi saat Konser, Artinya Apa Ya?


Bahkan juga ia sangat antusias melaksanakan shalat yg 5 waktu, hingga sangat mencintai hal tersebut, ia menambah 1 waktu yang ia bisa konsisten melaksanakannya di antara jam 03.00-03.30 waktu setempat, yakni tahajud.


Paul mengaku tidak pernah melewatkan 6 waktu shalat tersebut, meski ia berprofesi sebagai Polisi. Paul sangat nyaman dengan keislamannya, dan semangat untuk konsisten melaksanakan kewajibannya sebagai seorang muslim.(*)

Sumber Foto:  @cordova_media

Load More