SUARA SUMEDANG-Video syur mirip Rebecca Klopper yang viral, baru-baru ini dilaporkan ke Polisi.
Video tersebut dilaporkan oleh Asosiasi Lawyer Muslim kepada pihak Kepolisian.
Mualim SH yang merupakan pelapor menyampaikan bahwa dirinya telah berkonsultasi kepada Mabes Polri.
Namun menurutnya untuk hari ini baru sebatas aduan lantaran pihaknya tengah mempersiapkan bukti adanya dugaan tindak pidana pornografi.
"Hari ini masih dalam bentuk aduan karena kami sedang mempersiapkan bukti-buktinya dan memperkuat tentang dugaan tindak pidana pornografi ini," tuturnya dikutip dari YouTube indosiar Rabu (24/5/23).
Adapun alasan melapor lantaran hal tersebut merupakan tindakan tidak pantas yang dilakukan publik figur.
"Kami dari Asosiasi Lawyer Muslim Indonesia menganggap bahwa tindakan ini adalah tindakan yang tidak pantas dipertontonkan oleh publik figur," ujarnya.
Selain itu video yang beredar menurutnya dapat merusak moralitas anak bangsa ke depan.
"Bagi kami ini sangat merusak moralitas anak bangsa," pungkasnya.(*)
Baca Juga: Persib Bandung Resmi Melepas Bek Sayap David Rumakiek, Benarkah akan Berlabuh ke PSIS Semarang?
Berita Terkait
-
Viral! Link Video Syur 11 Menit Mirip Rebecca Klopper Bertebaran, Simpan Konten Intim Bisa Denda Hingga Rp 2 Millar
-
CEK FAKTA: Dihipnotis Uya Kuya, Rebecca Klopper Buat Pengakuan Usai Video Syur 47 Detik Mirip Dirinya Viral hingga Diputus Fady Faisal, Benarkah?
-
Fadly Faisal Diduga Putus dengan Rebecca Klopper, Gimana Harusnya Bersikap Saat Pasangan Jadi Korban Revenge Porn?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026