SUARA SUMEDANG - Pengusaha Jalan Tol Jusuf Hamka dalam kesempatan berbincang di podcast Denny Sumargo, mengungkap alasan banyak orang Tionghoa Indonesia sukses berbisnis.
Jusuf Hamka menjelaskan hal itu usai mendapat pertanyaan dari Denny Sumargo terkait alasan banyak Orang Tionghoa menjadi orang terkaya di Indonesia.
Menurut Jusuf Hamka, hal itu salah satunya karena banyak orang Tionghoa mengisi sektor bisnis atau usaha.
Terlebih saat masa Orde Baru, banyak orang Tionghoa tak mendapatkan banyak kesempatan mengisi sektor pekerjaan atau profesi di pemerintahan dan ini membuat Orang Tionghoa mencari peluang lain.
"Gini, dulu sebenarnya ada kesalahan dari pemerintah di zaman Orde Baru bahwa semua orang-orang Tionghoa tidak boleh terlibat di dalam politik, terus tidak boleh ikut sekolah di sekolah negeri, terus tidak boleh masuk Polisi atau Tentara," kata Jusuf Hamka.
"Pegawai negeri gak boleh, dibatasi, kalaupun ada minor sekali. Itu ada aturan seperti itu, zaman tahun 65 ke sini, sampai 98," sambungnya.
Karena hal itu, jarang sekali orang Tionghoa mendapat kesempatan jadi pegawai negeri, polisi atau tentara dan akhirnya mengisi bidang usaha.
Untuk sekolah juga menurutnya sulit untuk masuk negeri melainkan swasta, kalau pun ada, bisa jadi memiliki kedekatan dengan pejabat.
"Begitu tahu oh ini WNI keturunan, pasti susah, kecuali dia dekat dengan pejabat," ujarnya.
Adanya situasi itu kemudian membuat sektor bisnis menjadi salah satu tujuan yang menjanjikan saat itu.
"Sektor bisnis tidak ditangani dengan baik, akhirnya orang-orang Tionghoa yang mendapatkan peran di sektor bisnis," sebut Jusuf Hamka seperti dikutip dari YouTube Curhat Bang Denny Sumargo pada Sabtu (27/5/2023).(*)
Berita Terkait
-
Viral, Jejak Digital Rebecca Klopper Salah Tingkah Saat Dipuji Ibu Fadly Faisal, Netizen: Becca Butuh Keluarga Ini
-
CEK FAKTA: Terbaru! Amanda Manopo dan Arya Saloka Ditawari Main Sinetron Bareng Lagi oleh Beberapa Produser TV
-
CEK FAKTA: Tangis Lesti Kejora Pecah Saat KPI Tunjukkan SK Rizky Billar Kembali ke TV, Dewi Persik Geram?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati