SUARA SUMEDANG - Persis Solo lakukan kolaborasi dengan unit musik hardcore asal Kota Bengawan, Down For Life.
Sebelumnya, Persis Solo pernah melakukan kolaborasi dengan beberapa seniman tanah air dan entitas independen lainnya yang memiliki ide kreatif yang sama.
Melalui Persis Store, mereka meriliskan sebuah jersey. Kolaborasi ini didasari dengan kecintaan yang sama akan identitas kota kelahiran, yakni Solo.
Rilisan kolaborasi ini merupakan upaya penerjemahan ide untuk menggandeng seluruh elemen pecinta tim yang berjuluk Laskar Sambernyawa itu bersama Down For Life.
Inspirasi ide kolaborasi sepakbola dan musik ini diambil dari beberapa jersey yang dirilis oleh tim sepakbola luar negeri, seperti Glasglow Rangers dan AC/DC, Margate FC dan Bad Manners, serta West Ham dengan Iron Maiden.
Jersey kolaborasi ini juga diberi tajuk ‘The Glorious Century’ dengan dominasi warna merah khas Persis Solo dengan pattern hitam yang diambil dari artwork Down For Life karya seniman Solo, Jahlo Gomes.
Rilisan ini akan terbagi menjadi beberapa produk, diantaranya jersey, bucket hat, jacket, trackpants dan syal.
Dari ide kolaborasi ini, menjadikan jersey kolaborasi pertama di Indonesia antara band dan klub sepakbola.
Tambahan informasi, Persib Bandung juga pernah melakukan kolaborasi dengan sebuah grup musik bernama Teenage Death Star (TDS) pada Maret 2021 silam.
Baca Juga: Cek Fakta: Karma Sindir Lesti, Dewi Persik Nangis Terima Kabar Ini dari Mantan Suami, Benarkah?
Persib Bandung merilis sebuah t-shirt dengan tajuk Persib in My Head dipadukan dengan logo maung legendaris dari TDS. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota
-
Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai
-
Alasan Serial 'Di Luar Nurul' Viral, Pemeran Utamanya Cocok Banget!
-
Timnas Belanda Kalahkan Swedia, Duta Besar: Maluku Memiliki Arti Sangat Penting
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
Stray Kids Umumkan Album Baru THIS & THAT pada Agustus 2026 dan World Tour
-
Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
-
3 Kategori Usaha yang Tidak Didata di Sensus Ekonomi 2026, Apa Saja?
-
Cedera Raphinha Jadi Alarm Brasil di Piala Dunia 2026, Neymar Siap Comeback Lawan Skotlandia
-
PLN Tegaskan Listrik Jawa Sudah Pulih, Apa yang Sebenarnya Terjadi?