SUARA SUMEDANG - Jelang Iduladha, Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Sumedang lakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban.
Pemeriksaan ini dilakukan karena belakangan diketahui adanya penyakit pada hewan ternak yang menyerang sapi, kerbau, kambing dan domba.
Penyakit tersebut ialah PPR, LSD dan PMK. Untuk mencegah hal tersebut jelang Iduladha, Diskanak sempat menghimbau kepada peternak untuk selalu menjaga kebersihan kandang dan rutin menyemprot disinfektan.
Kepala Diskanak Sumedang, Tono Suhartono mengatakan pemeriksaan kesehatan pada hewan ini merupakan upaya untuk memberikan ketenangan bagi masyarakat, khususnya yang akan melaksanakan ibadan kurban.
“Untuk kurban itu hewannya harus sehat agar ibadahnya afdol, sehingga kami dari Diskanak Sumedang akan memastikan kalau hewan kurban di Sumedang sehat,” kata Tono.
Lebih lanjut, Tono memaparkan jika pemeriksaan hewan kurban ini rencananya akan dilaksanakan mulai dari 10 hari jelang hari H Iduladha.
Ia juga menjelaskan hewan ternak yang dinyatakan sehat akan diberikan sebuah tanda sehingga layak untuk dijadikan hewan kurban, sehingga masyarakat tidak salam memilih hewan kurban.
Tono menghimbau kepada masyarakat agar selektif memilih hewan kurban, karena banyak penyakit hewan yang bermunculan.
“Saat ini banyak penyakit hewan bermunculan jelang Iduladha sehingga masyarakat harus selektif dalam memilih hewan kurban,” ucap Tono. (*)
Baca Juga: Pasca Bercerai dari Ari Wibowo, Inge Anugrah Tak Jadi Cari Kosan Maunya Apartemen
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Donor Darah Bareng Bank Jakarta dan PMI, Stok Darah DKI Didorong Tetap Aman
-
Gugatan Rp7 Miliar Ressa Terhadap Denada Kandas: Hakim PN Banyuwangi Sebut Salah Alamat
-
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Puteri Indonesia 2026 yang Ukir Sejarah Baru
-
Niat ke Hajatan Berujung Petaka: Petani di Pesisir Barat Ditebas Golok Saat Hendak Bertamu
-
KPK Percepat Kasus Korupsi Haji, 2 Tersangka Swasta Segera Diperiksa
-
Balita Dikunci di Kamar Mandi: Kisah di Balik Pintu Daycare Little Aresha Yogyakarta
-
Syahwat Politik Berujung Bui: Menanti Sidang Perdana Eks Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya
-
Struktur Organisasi Daycare Little Aresha Yogyakarta yang Kini Disegel Polisi
-
Honda Kibarkan Bendera Putih, Tren Mobil Listrik Bikin Pabrikan Sengsara
-
Ribuan Jemaah Embarkasi Surabaya Terbang ke Tanah Suci, 2 Orang Terpaksa Tertunda Karena Sakit