SUARA SUMEDANG - Rezky Aditya buka suara terkait putusan dari Mahkamah Agung (MA).
Sebelumnya, MA menolak kasasi yang diajukan oleh pihak Rezky Aditya yang mana hasilnya menyatakakan bahwa Rezky dinyatakan sebagai ayah biologis dari anak Wenny Ariani.
Didampingin kuasa hukum beserta dengan istrinya, Citra Kirana. Rezky menyebut bahwa dirinya tak pernah menolak untuk lakukan tes DNA.
“Saya menghormati putusan kasasi yang baru saja keluar dan saya kembali menegaskan bahwa selama ini saya tidak pernah menolak untuk melakukan tes DNA,” kata Rezky Aditya, dikutip Suara Sumedang dari YouTube Ciky Citra Rezky (21/6/2023).
“Sebagaimana saya sebutkan dalam keterangan saya per tanggal 27 Mei 2022, tahun lalu. Saya bicara secara tegas dan terbuka menyampaikan kesediaan saya untuk melakukan tes DNA, demi memutus keraguan dan demi kepastian hukum,” sambungnya.
Terkait putusan kasasi yang baru keluar itu ditegaskan oleh kuasa hukum Rezky Aditya, Ana Sofia Yuking yang mengatakan alasan mengapa pihaknya mengajukan kasasi adalah berharap Hakim Agung dapat melihat dan menganalisa atas keberatan yang diajukan oleh pihaknya.
“Pada waktu itu kenapa mengajukan kasasi, harapannya adalah Hakim Agung mampu membaca dan menganalisa dengan cermat atas keberatan-keberatan yang klien (Rezky Aditya) ajukan dari memori kasasi,” ucap Ana.
Ana juga mengungkapkan jika Rezky tidak pernah menolak terkait soal tes DNA. Ia juga menjelaskan soal tes DNA yang dirumorkan ingin dilakukan secara diam-diam.
“Tes DNA hanya dapat dilakukan bersama-sama antara klien kami (Rezky Aditya) bersama anak penggugat, dan oleh karena anak penggugat masih dibawah umur, sudah pasti tes DNA tidak mungkin dilakukan secara diam-diam,” ucapnya Ana.
“Sudah barang tentu, tes DNA akan dilakukan atas kesepakatan bersama baik itu mengenai tempat dan waktu pelaksanaannya, yang kami tekankan pada waktu itu adalah demi menjaga harkat dan martabat anak penggugat yang masih dibawah umur, kami menghindari tes DNA yang dilakukan secara terbuka dalam liputan media,” sambungnya.
Rezky juga menegaskan jika ingin melakukan tes DNA dirinya secara terbuka mau untuk melakukan tes tersebut.
“Sekali lagi saya sampaikan apabila pihak penggugat ingin melakukan tes DNA, silahkan menghubungi kuasa hukum saya,” kata Rezky. (*)
Berita Terkait
-
Rezky Aditya Ambil Langkah Poligami Usai Wenny Arian Desak Akui Kekey Sebagai Anak, Citra Kiran Ikhlas, Benarkah Cek Faktanya
-
Ogah-ogahan Akui Anak, Eh Rezky Aditya Pernah Berikan Stroller untuk Kekey saat di Rumah Sakit
-
Wenny Ariani Ungkap Alasan Ingin Tampil di Podcast Denny Sumargo: Punya Kasus yang Sama Meski Bersebrangan
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
6 Mobil Murah 3 Baris 1000cc: Pajak tak Mencekik, Irit Bensin, Pas Buat Keluarga Muda
-
Gelar Salat Id Perdana di Masjid Barunya, Ivan Gunawan Terapkan Aturan Ketat Buat Marbot
-
Review Jujur: Apa Kata Buku 'Muslim Milenial' Tentang Tren Hijrah dan Startup Islami?
-
Bukan Serial Drama, Inside Men Akan Diadaptasi Jadi Film Prekuel Trilogi
-
Remittance Migrant BRI Naik 27,7%, 1,2 Juta Agen Siap Layani
-
BRI Catat Remittance Migrant Naik 27,7% Jelang Lebaran 2026
-
Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah
-
Jarang Diekspos Media Barat, Berapa Korban dari Israel pada Serangan Balik Iran?
-
BRI Catat 27,7% Kenaikan Remittance Migrant dari Luar Negeri
-
Ketika Penolakan Berujung Tragedi: Budaya Kita yang Salah?