SUARA SUMEDANG - Pangeran Dirgantara atau yang sering disapa Pange merupakan atlet asal Sumedang yang meraih juara di kejuaraan dunia paralayang.
Pangeran menjuarai kejuaraan Paragliding Accuracy World Cup (PAWC) Series 3 di Taldykorgan, Kazakhstan.
Atlet asal Sumedang itu berhasil meraih peringkat kedua dalam kategori tim dan peringkat ketiga dalam kategori junior. Ia berhasil menyelesaikan medan dalam ketepatan mendarat.
Dalam sesi interwiewnya, Pangeran menjelaskan kategori dalam kejuaran paralayang, lintas alam dan akurasi.
“Akurasi itu ketepatan mendarat kalau lintas alam kayak balapan gitu,” ucap Pange.
“Hah balapan, cepet-cepetan gitu?,” tanya pembawa acara.
“Cepet-cepetan ada koordinatnya kesini, kesini, kesini, gitu. Bisa 100 km kalo di luar negeri, kalo di Indonesia sekira 60 km-an,” jawab Pange.
Pange juga menjelaskan berapa lama durasi terbang saat berkompetisi di kategori lintas alam.
“Durasinya kalo 60 km itu rata-rata dua sampai tiga jam,” ucapnya.
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir mengucapkan apresiasinya atas prestasi yang diraih oleh Pangeran Dirgantara.
“Selamat untuk @pangerandirgantara, atlet paralayang Indonesia asal Sumedang yang kembali membawa harum dalam kejuaraan dunia Paragliding Accuracy World Cup (PAWC) Series 3 di Taldykorgan, Kazakhstan,” tulis Dony dalam Instagram pribadinya.
Selain Dony, warga dari Sumedang juga mengucapkan bangga dan selamat kepada Pange yang diutarakan dalam kolom komentar unggahan Bupati Sumedang itu.
“Keren, semoga lebih banyak putra Sumedang yang berprestasi lagi,” kata warga.
“Alhamdulilah, alumni TK Aisyiyah. Selamat Pangeran mudah-mudahan sukses, sehat, selamat, harumkan kota kelahiran Sumedang, good job,” tulis warga.
“Keren, junior kang Aris,” kata seorang warga. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Nasabah Setia Bank Sumsel Babel Lubuklinggau Dapat Kejutan Mobil Toyota Rush
-
Apa Itu Hacker Selapan? Sosok di Balik Kasus Bobol Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di Prabumulih
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Bupati Bogor: Tidak Ada Ruang Bagi Narkoba, Sikat Hingga ke Akar!
-
Siswa Terima MBG Fresh 5 Hari, Sementara 3B dan Daerah 3T Dapat Menu Kering
-
1.256 SPPG di Indonesia Timur Disuspend, Tak Daftar SLHS dan Tanpa IPAL
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Polisi Buru 3 DPO Pembacokan Cilandak, Senjata Tajam Disembunyikan di Cirendeu
-
20 Tahun Berkarya, Maudy Ayunda Ungkap Momen Emosional saat Casting Pertama
-
Penolakan Menguat, Gus Ipul Dinilai Tak Netral Pimpin Muktamar NU