SUARA SUMEDANG - Hubungan intim suami istri sangat penting untuk menambah keharmonisan rumah tangga. Salah satu gaya yang banyak dibicarakan adalah posisi 69.
Bagaimana sebetulnya gaya berhubungan tersebut ditinjau secara Islam? Apa gaya 69 diperbolehkan atau adakah pandangan lain mengenai posisi tersebut?
Sebuah video yang beredar di Tiktok ini menjelaskannya dalam sudut pandang ilmu fiqih.
"Jumhur ulama mayoritasnya membolehkan," tutur ustadzah Pondok Pesantren Huda Al-Asran, dikutip dari Tiktok @viral_ustadzah.muanis pada Minggu (2/7/2023).
Lebih lanjut, ustadzah tersebut menjelaskan dalilnya sesuai tertera dalam Alquran.
"Tertera dalam surat Al Baqarah pada ayat 223. nis`ukum arul lakum fa`t arakum ann syi'tum," lanjutnya.
Penjelasannya, wanita atau istri adalah ladang bagi suami. Maka datangilah ladangmu itu.
"Nah di sana terdapat lafadz "ann syi`tum". Kalau kita lihat di tafsirnya, lafadz "ann syi`tum" itu bermakna "aymin ann syi`tum" yang artinya kita boleh melakukannya dimana saja. Artinya di tempat yang diinginkan oleh suami dan istri," tutur ustadzah cantik tersebut.
"Dan "Wa mata syi`tum" yang artinya kapan saja, jika suami dan istri menghendaki, boleh dilakukan. Dan "kayfa syi`tum" artinya bagaimana saja sesuai kehendak yang disukai. Jadi ini salah satu referensi salah satu ayat Alquran yang membolehkan gaya 69 itu," jelasnya.
Baca Juga: Cedera, Persis Solo Diperkirakan Tanpa Gavin Kwan Adsit Hingga 16 Pekan
Lebih lanjut, dijelaskannya terdapat penekanan asalkan pada lubang yang dibolehkan, yaitu pada lubang kemaluan sang istri.
Itulah penjelasan dalil Alquran mengenai diperbolehkannya suami bersenang-senang dengan istrinya dengan gaya apapun. Sebagai catatan, lanjut penjelasan ustadzah, hal tersebut boleh dilakukan selama suami dan istrinya tersebut saling suka, saling meridhoi, dan tidak ada keterpaksaan dalam melakukannya.
Selain dari dalil Alquran, ada juga referensi kitab yang membolehkan gaya tersebut dilakukan oleh suami istri.
"Sepakat para ulama ahli fikih, saat suami istri melakukan jima (berhubungan) diharamkan pada dua keadaan. Pertama, di dubur (lubang belakang); dan kedua saat istri sedang dalam keadaan haid," jelasnya lebih lanjut.
"Dan adapun selain dari dua keadaan tadi, maka terdapat perbedaan pandangan ulama. Karena itu kan tadi saya katakan ini menurut pandangan ilmu fikih, dan bukan dari pandangan ilmu akhlak," terangnya.(*)
sumber: Tiktok @viral_ustadzah.muanis
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
Terkini
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Bahaya yang Mengintai di Balik Kebiasaan Mencuci Motor saat Mesin Panas
-
Film India Dhurandhar: The Revenge Cetak Sejarah di Box Office AS, Ini Sinopsis dan Daftar Pemainnya
-
Samsung Galaxy M17e 5G Debut, HP Murah Rp2 Jutaan Ini Usung Baterai Jumbo
-
Waspada! 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Wanita yang Sering Diabaikan Usai Lebaran
-
38 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 23 Maret 2026: Klaim Draft Voucher, Pemain, dan Permata
-
Polemik Izin Kerja Memanas! Pihak Go Ahead Eagles Salahkan Dean James dan PSSI?
-
7 HP Gaming Refresh Rate 120Hz Termurah, Baterai Badak Harga Cuma Rp1 Jutaan
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi